TELUKKUANTAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuantan Singingi (Kuansing) mengunjungi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) di Sail Pekanbaru, Riau pada12 April 2017. Kunjungan tersebut dilakukan guna mendukung program Pemkab Kuansing pembagian bibit sawit gratis kepada masyarakat.

"Pada tahun ini, Pemkab Kuansing sudah menganggarkan 150 ribu batang dalam APBD. Karena itu, perlu kita meninjau mana saja pusat pembibitan yang sudah teruji keunggulannya," ujar Ketua Komisi B DPRD Kuansing, Rustam Effendi usai kunjungan.

Peninjauan dilakukan Rustam Effendi bersama seluruh anggota Komisi B DPRD Kuansing. Mereka diterima langsung oleh pimpinan PPKS, Ir. Hartanto.

"Dari sini kita mengetahui bahwa ada delapan varietas unggulan yang sudah dibudidayakan PPKS," ujar Rustam.

Adapum delapan varietas tersebut semuanya telah memiliki sertifikat diantaranya, dumpy (dyxp), tenera (dxp), avros (dxp), simalungun (dxp), PPKS 540 (dxp), yangambi (dxp), PPKS 718 (dxp), ppks 239 (dxp) dan langkat (dxp).

Disampaikan Rustam, mengenai harga umum bibit kelapa sawit yang ada di PPKS yakni sebesar Rp30.000 per batang dan ditambah biaya bongkar muat dan biaya transportasi.

Kesempatan tersebut, pihak PPKS menyanggupi permintaan kebutuhan untuk pengadaan bibit sawit yang berjumlah 150.000 bibit sawit dari Pemerintah daerah Kabupaten Kuansing.

Komisi B DPRD Kuansing mengharapkan kepada pihak pimpinan PPKS wilayah Riau agar nantinya dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kuansing terkait rencana kegiatan pengadaan bibit kelapa sawit unggul untuk masyarakat.***