
BANGKINANG, GORIAU.COM - Bagi masyarakat yang ingin mengambil uang di Bank dalam jumlah besar disarankan untuk memakai jasa pengamanan. Himbauan itu mungkin dirasakan perlu saat ini, karena kondisi ibukota Kabupaten Kampar Sudah mulai tidak aman.
Berdasarkan informasi yang dirangkum dari berbagai sumber hingga tadi malam, bahwa kronologisnya terjadi, pada hari Rabu (16/01/2013) siang, sekitar pukul 15:50 WIB, di Jalan Datuk Tabano, tepatnya di depan Toko Bina Muara Bangunan, terjadi pencurian yang diduga dilakukan spesialis dengan memecahkan kaca mobil jenis Panther Nomor Polisi (Nopol) BM 1948 ZP berwarna hitam sehingga uang sebanyak Rp135 juta raib diembat Orang Tak Dikenal (OTK).
Uang ratusan juta tersebut, berada di sebelah sopir. Korban Emon Azriadi (36), Dosen Politeknik Kampar dan Julia (33), Bendahara Politeknik Kampar, usai mengambil uang untuk keperluan Kantor Perguruan Tinggi Polkam, Jalan Lingkar, Bangkinang. Mereka berdua mengambil uang dari Bank BRI Cabang Bangkinang.
Usai mengambil uang, mereka berdua tidak langsung pulang ke kantor tetapi mereka berdua lantas singgah sebentar di Jalan Datuk Tabano untuk belanja sesuatu. Tapi naas, tanpa mereka sadari, setelah balik kembali ke mobil, mereka kaget kaca mobil pecah dan melihat ke dalam, uang yang diletakkan di mobil mereka raib.
Emon saat itu sedang belanja di toko keramik sedangkan Julia ke toko elektronik. Korban Emon dan Julia sangat terkejut ketika kembali melihat kaca mobil mereka pecah. Saat ini perkara pencurian telah dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Bangkinang Kota, dan telah dilakukan identifikasi oleh anggota Polres Kampar. (rif)