RENGAT - Sebuah jembatan yang berada di Desa Pring Jaya, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau putus setelah diterjang banjir bandang yang melanda daerah itu.

Banjir juga merendam puluhan rumah, sarana pertanian dan beberapa sarana umum lain, salah satunya gedung Sekolah Dasar dan SMP yang ada di daerah itu.

Setelah jembatan yang menjadi penghubung antara Desa Pring Jaya dan Desa Sei Ubo putus, sedikitnya 2000 orang penduduk yang berdomisili di Desa Pring Jaya menjadi terisolasi.

"Banjir ini mulai terjadi sejak Minggu (8/4/2018) lalu. Hal itu diakibatkan karena hujan deras yang berkepanjangan," kata Kepala Desa Pring Jaya, Zainal, Rabu (11/4/2018).

Dikatakan Zainal, jembatan yang putus tersebut merupakan akses terdekat satu-satunya untuk keluar dari desa menuju ibukota kecamatan.

"Jembatan ini merupakan akses utama warga untuk keluar dari desa. Jika menempuh jalan lain, jarak tempuhnya bisa mencapai lima kali lipat lebih jauh dari jalur biasanya, karena harus melintasi kebun kelapa sawi milik PT Regunas ," tutur Zainal.

Dan dari penijauan yang dia lakukan, selain jauh, kondisi jalan milik perusahan tersebut juga rusak parah, sehingga sangat sulit untuk dilintasi.

 Dengan demikian, atas nama warga Desa Pring Jaya, dirinya meminta pihak terkait untuk dapat mengganti jembatan itu dari sebelumnya kayu menjadi jembatan beton.

"Saya minta, hal ini dapat diatasi pihak-pihak terkait, terlebih kerusakan jembatan itu hal ini sangat berdampak pada anak sekolah yang harus absen lantaran terkepung banjir," tegas Zainal.

Masih kata Zainal, jauh sebelum jembatan itu hanyut diterjang banjir bandang, pihaknya sudah beberapa kali memohon pada pemerintah derah untuk melakukan perbaikan, namun tidak pernah direspon.

"Bukan hanya melalui pemerintah daerah, selaku kepala desa, saya juga sudah memohon melalui anggota DPRD Inhu. Tapi sayang, hal itu sepertinya mereka anggap seperti angin lalu," ketusnya.

Dengan demikian, dirinya kembali berharap kepada semua pihak terkait, untuk dapat memberikan solusi dengan cepat dan tepat, mengingat dalam waktu dekat pelajar SD dan SMP akan mengikuti ujian kelulusan, pungkas Zinal.(Jef) Â