
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kepulauan Meranti, Grace SAg, menyampaikan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya dan informasi yang ia dapatkan, akan ada ribuan orang baik warga Selatpanjang yang merantau maupun turis manca negara yang akan pulang atau mengunjungi Selatpanjang pada perayaan Imlek nanti.
Hal ini disampaikan Grace, ketika ditemui di Selatpanjang, Kamis (30/1/2014) sore.
"Diperkirakan puncak arus datang sekitar hari ke 3 dan ke 4 Imlek. Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah karena begitu serius dan konsen menyiapkan Imlek ini," sebutnya.
Terkait himbauan tentang jalan satu arah bagi pawai becak imlek dan juga pembatasan petasan, Grace mengaku akan membicarakan dan mensosialisasikan kepada masyarakat.
"Kalau jalan satu arah kita dukung. Tapi kalau pembatasan petasan ini yang agak sulit, karena ini tradisi. Bukan sekedar bermain tapi ini termasuk ritual dan budaya masyarakat Tionghoa," kata Grace.
Meski begitu ia tetap akan mensosialisasikan himbauan tersebut, agar peryaan Imlek di Kepulauan Meranti akan berlangsung sukses.
Sebelumnya, siang hari itu telah dilakukan rapat koordinasi sambut Imlek di ruang rapat Melati Kantor Bupati Kepulauan Meranti, di Dorak Selatpanjang.
Tampak hadir dalam rapat tersebut, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Z Pandra Arsyad, Asisiten I, Nuriman Khair, Asisten II, Suhendri, Kepala Syahbandar, Usman YS, Kepala Pelindo, Syahrial, Pihak Imigrasi, sejumlah Kepala SKPD di Kepulauan Meranti, Perwakilan PLN, pihak Yayasan Sosial Umat Beragama Budha (YSUB) Meranti dan Pengurus Persatuan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Meranti.(zal)