DURI - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin adalah mutlak pilihan rakyat. Ia pemimpin yang dipilih rakyat menurutnya sah dan tidak bisa di ganggu gugat. Mau tidak mau segelintir masyarakat harus bisa menghormati pilihan masyarakat banyak ini.

Baca Juga: Unjuk Rasa Ijazah Palsu Bupati Amril

Demikian dikatakan Ketua Pemuda Pembetukan Kota Duri, Muhammad Efrizal kepada GoRiau.com (GoNews Grup), yang sangat menyayangkan adanya aksi demo yang dilakukan oleh masyarakat yang mengatasnamakan diri Solidaritas Masyarakat Kabupaten Bengkalis (SMKB) Rabu, (9/11/16) lalu.

"Beliau menang, beliau dipilih banyak oleh masyarakat. Kemenangan itu harus kita hormati, berarti beliau dipercayai oleh masyarakat untuk memimping negeri junjungan ini. Bahkan jelas beliau juga menang saat di Mahkamah Agung, jadi tidak bisa diganggu gugat lagi," ujar pria yang akrab disapa Ijal ini, Senin (13/11/2016).

Menurutnya, jika masyarakat masih mempermasalahkan ijazah Bengkalis 1 ini, juga sudah dijawab oleh kuasa hukum beliau tentang keabsahan ijazah S1 nya yang benar dikeluarkan oleh kampus STIE Teladan Medan yang sekarang berubah nama menjadi Universitas Setia Budi Mandiri (USBM) Medan.

Baca Juga: Ini Jawaban Kuasa Hukum Bupati Amril Soal Ijazah

"Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh oknum-oknum tertentu yang tidak bisa mempertanggungjawabkan ucapannya. Apalagi masyarakat yang mengikuti aksi demo kemarin katanya tidak semua tahu dengan apa yang akan mereka sampaikan dalam aksi demo tersebut. Terkesan hanya disuruh meramaikan saja, untuk apa itu semua," pungkasnya lagi.

Efrizal menduga, ada aktor politik yang menunggangi aksi unjuk rasa yang tidak bermutu itu yang memiliki kepentingan untuk menjatuhkan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin.

"Kalau menurut kita demonstrasi beberapa hari lalu tidak murni aspirasi masyarakat. Diduga ada provokasi, apalagi ada diantara demonstran yang mengaku tidak tahu isu yang sedang diusung dalam demo tersebut, terkesan sekali mereka hanya diperalat untuk menggangu roda pemerintahan yang sedang dijalankan oleh Bupati Amril," tutup Ijal. *** #BENGKALIS