TELUKKUANTAN – Masyarakat yang berada di sepanjang ruas jalan Simpang Mangga - Kukok mulai merasakan dampak ekonomi dari kebijakan Pemkab Kuantan Singingi (Kuansing), Riau yang memasang portal di jalan tersebut. Akibat dari pemasangan portal ini, tentunya terjadi pembatasan kendaraan yang lewat.

Ruas jalan Simpang Mangga - Kukok membentang di Kecamatan Benai hingga Kecamatan Kuantan Tengah. Jalan ini diaspal oleh PT Riau Pulp and Paper (RAPP) pada tahun 2015. Sejak dipasang portal lima hari lalu, truk tronton yang mengangkut kayu ekaliptus dan truk sawit masyarakat tidak bisa masuk lagi.

Aman Sahri, tokoh masyarakat Benai, menyatakan selain arus lalu lintas, rantai ekonomi masyarakat juga terganggu akibat pembatasan kendaraan tersebut.

"Mata rantai ekonomi cukup terganggu di sepanjang jalan Simpang Mangga - Kukok, mulai dari Talontam Benai, Banjar Benai hingga Munsalo Kopah, sudah tidak ada lagi jual beli, terutama makanan harian," kata Aman Sahri, Selasa (11/11/2025) siang di Telukkuantan.

Menurutnya, dengn terlantarnya aktivitas supir angkutan tanki minyak, truk kayu hingga truk sawit, sangat tidak menguntungkan. Kebijakan Bupati Kuansing ini menciderai kepentingan ekonomi masyarakat sekitar.

"Silahkan ambil kebijakan dan bernegosiasilah dengan perusahaan yang berada di Kabupaten Kuantan Singingi tetapi jangan korbankan ekonomi masyarakat," katanya. Dia berharap aktivitas di Simpang Mangga kembali normal seperti biasanya.

"Kita mendukung kebijakan bupati untuk bernegosiasi tapi jangan dorong masyarakat masuk ke ruang ekonomi yang tidak ada kepastian seperti sekarang ini. Terutama masyarakat Benai menjadi tameng dalam bernegosiasi," kata Aman.

Menurutnya, pemerintah harus bersyukur dengan hadirnya investasi di Kuansing, karena mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah seyogyanya mencarikan solusi terbaik, bukan memperkeruh suasana di zaman ekonomi sulit sekarang ini.

"Harapan ke depan adalah ciptakan kondusiftivitas dengan harapan berjalannya mata rantai ekonomi di sepanjang jalan Simpang Mangga sampai dengan Munsalo Kopa," kata Aman.

Aman menilai, masyarakat sudah merasakan kontribusi dari PT RAPP, mulai bidang kesehatan, bidang pendidikan, bantuan pembangunan rumah ibadah, perbaikan jalan, bidang kebudayaan hingga beasiswa bagi siswa SMA, S1 dan pelatihan guru.***