DURI, GORIAU.COM - Kabut asap pekat pada pukul 18.00 WIB begitu pekat di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, membuat jarak pandang hanya beberapa meter saja. Hal ini tentunya harus ada peran aktif Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat untuk mengatasi bencana asap di Provinsi Riau.

Dari pantauan GoRiau.com, pekatnya asap membuat jarak pandang hanya beberapa meter saja. Tidak hanya itu saja, roda perekonomian di Kota Duri pun terancam lumpuh. Banyak warung atau pun kedai yang sepi pembeli. Parahnya lagi, ratusan ribu penduduk Kecamatan Mandau terancam gagal bernafas, jika harus terus menghirup asap ini.

"Kalau pejabat itu enak, kantornya pakai ac, rumahnya juga pakai ac. Sementara rakyat kecil harus menderita, menghirup asap seperti ini. Cepat atau lambat bisa punah juga peradaban manusia disini (Provinsi Riau, red)," ucap Syarief salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Kota Minyak kepada GoRiau.com, Minggu (13/9/2015) sore.

Sebagai mahasiswa yang baru memulai perkuliahan, menurutnya, peran pemerintah sangat besar dalam mengatasi kabut asap di Kota Duri. Apalagi anggota dewan terhormat, yang merupakan corong suara rakyat.

"Pemerintah daerah bersama dengan wakil rakyat (anggota dewan, red) harus mampu memberikan solusi mengatasi kabut asap ini. Korban jiwa sudah ada, apa harus ribuan jiwa yang tewas menjadi korban keganasan kabut asap," katanya mengakhiri pembicaraan.(ric)