PEKANBARU - Empat warga negara asing (WNA) asal Rohingya, Myanmar ditemukan saat hendak pergi ke Malaysia secara ilegal di pantai Pasir Putih Desa Putri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.

Empat orang itu berjenis kelamin wanita, dengan nama Sobika Begum, Ayesha Bibi, Hajera Bibi dan Norbaha. Mereka ditemukan oleh petugas Satpolairud Polda Riau, saat Speedboat yang digunakan untuk pergi secara ilegal dari Indonesia mengalami kerusakan, pada hari Kamis (29/7/2021).

“Di Rupat itu kapalnya mogok, akhirnya diamankan oleh Airud, dan sekarang sudah diamankan oleh Imigrasi Bengkalis untuk dikembalikan lagi ke Medan,,” kata Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Riau, Muhammad Tito Andrianto kepada GoRiau, Senin (2/8/2021) malam.

Dari 4 orang tersebut, 3 orang memiliki Kartu Pengungsi UNHCR, sedangkan 1 orang mengaku telah kehilangan kartunya saat berada di India.

“Mereka itu pengungsi, mau keluar secara ilegal ke Malaysia, tapi masih di perairan kita, kapalnya mogok. Saat ini sedang proses dikembalikan ke Medan. Sementara yang membawa speedboat melarikan diri,” tutup Tito.

Dari 4 orang WNA yang mencoba lari secara ilegal itu, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit speedboat fiber, 1 unit mesin 40 PK merk Yamaha, 1 unit mesin 30 PK merk Yamaha, 1 unit handphone merk Nokia C2, 1 buah tas sandang warna abu-abu, 1 buah jaket jeans warna hitam, 1 buah jaket warna biru dan 1 buah celana training pendek warna abu-abu. ***