PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menjadikan revitalisasi Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti sebagai solusi nyata untuk menekan angka kriminalitas di kawasan tersebut. Ruang publik yang dulunya sepi kini akan diubah menjadi pusat kegiatan positif dengan memindahkan seluruh aktivitas cabang olahraga ke dalam satu lokasi.
Kondisi kawasan yang kerap lengang selama ini sering memicu munculnya tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat luas. Pendekatan sosial melalui pemusatan kegiatan olahraga dinilai lebih efektif untuk memulihkan rasa aman warga sekitar.
"Kalau dari pagi sampai malam ada aktivitas olahraga, otomatis kawasan ini jadi ramai. Tingkat kejahatan seperti pencurian, pembegalan, dan aktivitas negatif lainnya tentu bisa berkurang," ungkap Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat meninjau stadion, Jumat (22/5/2026).
Untuk menciptakan keramaian tersebut, seluruh kantor operasional Komite Olahraga Nasional Indonesia beserta 64 cabang olahraga akan dipindahkan ke area rubanah stadion yang saat ini sedang dalam tahap pembenahan sarana.
Selain mengandalkan keramaian aktivitas atlet, infrastruktur keamanan fisik juga langsung dibenahi oleh pemerintah daerah. Langkah ini mencakup pembangunan pagar pembatas serta penyediaan akses penerangan yang memadai guna menghilangkan sudut-sudut gelap di malam hari.
"Nanti stadion dipagar keliling dan Dispora diminta menyiapkan lima sampai enam orang satpam. Jadi kawasan ini aman. Untuk listrik juga akan ditanggung Pemprov," tutupnya. ***


