PEKANBARU – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Riau segera menata ulang kawasan Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti sebagai langkah konkret memulihkan keamanan dan kebersihan aset daerah. Selama ini, minimnya aktivitas di stadion eks PON tersebut kerap memicu munculnya perusakan fasilitas oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Guna menghidupkan kembali kawasan publik tersebut ke arah positif, Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menginstruksikan pemusatan seluruh aktivitas olahraga di area stadion. Nantinya, kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia beserta sejumlah cabang olahraga akan dipindahkan ke ruangan rubanah yang segera direnovasi.

"Kalau kawasan ini ramai aktivitas, tentu kebersihan lebih mudah dijaga dan potensi tindakan kriminal atau perusakan juga bisa ditekan. Kehadiran KONI dan cabor akan membuat stadion kembali hidup," jelas Kepala Dispora Riau, Yurnalis, Jumat (22/5/2026).

Pembenahan keamanan tidak hanya mengandalkan keramaian aktivitas atlet di dalam stadion. Pemerintah Provinsi Riau secara bertahap juga akan menertibkan para pedagang yang selama ini beroperasi di sepanjang Jalan Naga Sakti dan area luar stadion.

Pembangunan pagar pelindung menjadi prioritas lanjutan setelah renovasi ruangan rubanah rampung, guna memastikan kawasan olahraga tersebut tidak lagi disalahgunakan.

"Penertiban pedagang juga masuk agenda kerja kami. Tapi dilakukan bertahap. Saat ini fokus utama pembenahan bagian dalam terlebih dahulu. Setelah itu pembangunan pagar akan kita gesa, karena kawasan stadion pada dasarnya harus steril dan tidak diperuntukkan untuk aktivitas berdagang," tutupnya. ***