BENGKALIS, GORIAU.COM - Bupati H Herliyan Saleh melakukan silaturrahmi dengan sejumlah tokoh Riau dan para mantan Bupati Bengkalis di Wisma Daerah Sri Mahkota, Kamis (6/12/2012) malam. Pada kesempatan itu orang nomor satu Negeri Junjungan ini mohon dukungan semua pihak dalam menjalankan program pembangunan.

Silaturrahmi sekaligus ajang reuni ini dihadiri mantan Bupati Bengkalis Himron Saheman (periode 1974-1979), HM Azaly Djohan (periode 1989-1994), tokoh Riau Abas Jamil, Ahmad Bebas, Abdul Latif dan sejumlah tokoh Riau lainnya. 

Bupati H Herliyan Saleh dalam sambutannya mengutarakan, ajang silaturahmi ini dilaksanakan dalam rangka memupuk rasa kebersamaan, serta ajang reuni para tokoh Riau yang telah banyak mengabdi untuk pembangunan di Riau dan Kabupaten Bengkalis. Pengabdian para tokoh Riau ini tentunya tidak bisa dilupakan begitu saja, hendaknya menjadi tauladan yang patut dicontoh. 

Dalam kesempatan itu Bupati juga memaparkan sejumlah program pembangunan di Kabupaten Bengkalis yang tertuang melalui RPJMD 2010-2015. Seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan. 

“Jujur saja pembangunan di delapan kecamatan ini saya menilai belum komprehensif. Makanya mulai tahun ini kita upayakan untuk membangun infrastruktur 16 ruas jalan besar. Bengkalis ini ibarat Indonesia mini karena terbagi dari hamparan pulau, sesuai dengan geografis wilayah. Jadi saya berharap dengan pertemuan ini bisa memberikan pencerahan dan dukungan penuh, bagaimana pembangunan Bengkalis ini lebih baik lagi ke depan,” harap Bupati. 

Bupati juga memaparkan program Pemkab Bengkalis yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat seperti peningkatan pelayanan kesehatan melalui program jaminan kesehatan masyarakat daerah (Jamkesmasda), bantuan 600 rumah layak huni (RLH) setiap tahunnya dan program penguatan infrastruktur serta ekonomi desa melalui program UED-SP, ADD dan sana Inbup PPID. 

“Alhamdulillah, tahun ini sekitar 11 ribu KK lebih terbantu ekonominya dengan program UED-SP yang kita laksanakan sejak dua tahun terakhir. Saya berharap di desa nantinya perputaran uang lebih besar lagi dan bisa mencapai Rp5 miliar. Program desa yang kita buat saat ini untuk menggugah\ kembali semangat gotong royong di masyarakat,” ungkap Bupati. 

Dua tokoh Riau yang pernah memimpin Kabupaten Bengkalis, Azaly Djohan dan Himron Saheman memberikan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap program Pemkab Bengkalis sedang ataupun telah terlaksana. Pada prinsipnya, Azaly Djohan berpendapat agar seluruh lapisan masyarakat Bengkalis memberikan kesempatan kepada Bupati Bengkalis Herliyan membangun Negeri Junjungan. 

“Membangun daerah itu tidak semudah yang dibayangkan. Perlu pengorbanan dan juga pengabdian penuh serta niat yang baik pula untuk menciptakan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Sementara Himron Saheman turut memberikan masukan dan pesan moralnya. Ia sedikit menceritakan bagaimana sejarah perjalanan bangsa ini ketika dijajah hingga meraih kemerdekan. Pensiunan ABRI yang telah berusia 67 tahun ini berharap kemerdekaan yang dicapai dan direbut dengan perjuangan luar bisa ini, agar diisi dan dinikmati dengan perbuatan yang positif dalam mengisi pembangunan. 

Juga hadir pada acara silaturrahmi tersebut sejumlah tokoh masyarakat Bengkalis seperti H Riza Pahlevi, mantan bupati dan ketua DPRD Bengkalis, Kapolres Bengkalis AKBP Toni Ariadi Effendi, Sekretaris Daerah H Asmaran Hasan, para kepala dinas dan badan di lingkup Pemkab. (jfk)