
JAKARTA- Mahasiwa sebagai generasi penerus bangsa, selain belajar di kampus, juga diminta terus mengawal kinerja pemerintah, dan tidak terlena dengan berbagai kasus korupsi yang marak dalam beberapa tahun terakhir.
Pesan tersebut disampaikan anggota Komisi E DPRD Riau, dalam acara silaturahmi dan buka bersama dengan Himpunan Pelajar Mahasiswa Riau (HIPEMARI) Jakarta, Sabtu (18/06/2016) di Jakarta.
Terlebih lagi kasus korupsi yang marak di Provinsi Riau, juga menjadi sorotan para mahasiwa yang tergabung dalam HIPEMARi Jakarta.
"Coba kita lihat jumlah mahasiswa Riau yang ada di perantuan sekarang, begitu banyak, namun mereka kurang diperhatikan oleh pemerintah baik dari eksekutif maupun legislatif," ujar Ketua Hipemari Jufrizal saat sesi diskusi.
Mahasiswa IBI Kasgoro ini juga menyatakan, mahasiswa Riau sebenarnya juga banyak yang berprestasi namun masih minim dukungan. Selain itu, Jufrizal juga berharap, sebagai generasi penerus, anggota HIPEMARI, diharapkan tidak terlena dengan status Riau yang rawan dan darurat korupsi.
"Kita sebagai generasi penerus kedepannya, mari sama-sama belajar dengan kejadian ini. Banyak pejabat di Riau yang terjerat kasus korupsi. Ini seharusnya menjadi pukulan bagi kita sebagai agen of change dan control of social untuk memperbaiki Riau. Jika suatu saat nanti lulus kuliah dan menjadi pejabat, harus belajar dengan kejadian korupsi yang sangat merugikan masyarakat ini," tukas Jufrizal.
Menanggapi pernyataan HIPEMARi, ini, Anggota DPRD Riau, Magdalisni mengaku terkesan dengan sikap kritis yang ditunjukkan para mahasiswa tersebut. Dan menurutnya itu sah-sah saja, karena mahasiswa sebagai kontrol diberikan kebebasan menyuarakan pendapatnya.
"Bagus sekali adik-adik mahasiswa ini sekarang, semuanya kritis. Kami sangat bangga dan tersentuh atas kritikan adik-adik semua. Kedepannya kami dari legislatif akan memperbaiki kinerja kami yang selama ini dianggap kurang menyentuh masyarakat. Koordinasi dalam hal ini sangat perlu, masukan dari semua pihak sangat kami butuhkan. Kedepannya semangat adik-adik ini jangan sampai mati. Tapi ingat ya, memang mengkritik pemerintah bebas namun jangan sampai kebablasan." Katanya.
Acara buka bersama yang diselenggarakan di salah satu rumah makan di daerah Jakarta Pusat tersebut dimulai pada pukul 16.30 WIB yang di awali dengan diskusi mengangkat tema "Peran Pemuda dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia menuju Riau Cemerlang 2020".
Diharapkan kedepanya para mahasiswa ini bisa mengambil pelajaran dengan apa yang sudah terjadi di Provinsi Riau. Bukan hanya sekedar mengkritik, tapi mahasiswa juga diharapkan bisa membantu pihak Pemerintah Daerah dengan menyumbangkan ide-ide kreatif guna memajukan Riau dari hal pembangunan disegala bidang. ***