PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menerbitkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Provinsi Riau, Kamis (30/7/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprediksi melanda sebagian wilayah sejak pagi hari.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sanya G menyebutkan bahwa hujan telah terpantau mengguyur banyak daerah.

"Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Pelalawan, dan Kota Pekanbaru," urainya.

Memasuki siang hingga sore, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, serta Kota Dumai.

Kondisi cuaca basah ini diprakirakan berlanjut hingga malam hari. Hujan ringan hingga sedang akan kembali mengguyur Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kabupaten Kampar. Sementara pada dini hari, potensi hujan ringan hingga sedang masih bertahan di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Secara umum, suhu udara di Riau hari ini berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 58 sampai 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara menuju barat laut dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

"Adapun tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 sampai 1,25 meter atau kategori rendah," tambahnya.

Menghadapi dinamika cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan kondisi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat di wilayah Kabupaten Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, Siak, dan Pekanbaru diminta lebih waspada terhadap dampak curah hujan tinggi. ***