
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sepekan setelah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Annas Maamun - Andi Rachman, isu mutasi dan resuflle semakin menguak di tubuh Pemprov Riau. Salah satunya adalah rencana pergantian Sekretaris Daerah Provinsi Riau (Sekdaprov).
Beberapa nama sudah sempat dimunculkan ke publik sebagai calon kandidat Sekdaprov seperti Ahmadsyah Harrofie dan M Yafiz.
Munculnya nama staf ahli Gubernur Riau M Yafiz dilihat dari beberapa ''gelagat" yang ada, terutama sepekan setelah pelantikan. Dalam rapat perdana gubernur dengan pejabat esolon II dan III di kantor Gubernur Riau, Jumat (21/2/2014) lalu, nama Yafiz sempat disebut-sebut Gubernur Annas.
Sumber GoRiau.com yang menghadiri rapat tersebut, mengatakan Gubernur Annas memberikan contoh pemerintahan di Rokan Hilir. Bagaimana biaya pembangunan lebih banyak daripada belanja pegawai. ''Waktu Pak Yafiz jadi Sekda Rohil, hal itu dilakukan,'' kata Annas seperti dikutip sumber. Yafiz memang mantan Sekda Rohil dimana saat waktu itu Annas masih Ketua DPRD Rohil.
Tanda-tanda itu makin kuat ketika Yafiz hari ini, Senin (24/2/2014), dipercaya Annas untuk mendampingi Wagub Andi Rachman dalam rapat UKP4 di Istana Wakil Presiden. Padahal masing banyak pejabat struktural yang bisa mendampingi Wagub. ''Saya membaca ini sebagai tanda-tanda bahwa Pak Gub menginginkan Yafiz,''' kata sumber tersebut.
Di kalangan birokrat Riau, Yafiz memang bukan nama yang asing. Mantan Kadis Perkebunan Riau itu dikenal profesional dalam bekerja dan tidak berambisi meminta jabatan. Di mana pun ditempatkan, pria berkacamata yang low profile ini selalu menerima.
Selain birokrat, Yafiz juga mengajar di Fakultas Pasca Sarjana Universitas Riau. Alumni Fekon Unri ini dipercaya Rusli Zainal sebagai ketua tim Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Riau 2008-2013. Bahkan tiap tahun Yafiz memimpin tim laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Riau bersama Zulkifli Saleh.
''Kemampuannya tidak disangsikan lagi,'' kata pejabat eselon III di lingkungan Pemprov Riau. (nti)