PEKANBARU, GORIAU.COM - Sampai saat ini sejumlah perusahaan angkutan melakukan aktifitas, menaikan serta menurunkan penumpang tidak di terminal yang telah disediakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yakni terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS), di Jalan SM Amin.

"Kita akui, hingga kini masih ada sejumlah PO (perusahaan oto) yang melakukanya aktifitas menaikan dan menurun penumpang tak terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS), di Jalan SM Amin. Makanya dalam waktu dekat, tim segera melakukan penertiban,'' ujar Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi serta Informasi (Dishubkominfo) Pekanbaru Syafril kepada GoRiau.com, Jumat (16/5/2014).

Dikatakannya, Dishubkominfo Pekanbaru terus berupaya ''menghidupkan'' terminal BRPS.

''Untuk menghidupkan aktivitas di terminal BRPS itu. Salah satunya upaya yang dilakukan Dishubkominfo, dengan mengiring perusahaan angkutan umum yang beraktifitas diluar terminal BRPS agar masuk ke terminal,'' ungkap Syafril.

Mantan Kadis DKP Pekanbaru ini mengatakan, sesuai pendataan yang dilakukan itu tercatat ada 36 pool yang beroperasi di luar terminal BRPS. Memang dalam hal ini ujar Syafril, membutuhkan suatu kerja ekstra agar terminal BRPS untuk bersemarak sebagaimana halnya yang diharapkan.

Sekedar diketahui, terminal BRPS dibangun sejak tahun 2009 silam. Namun anehnya aktifitas di BRPS yang dibangun menggunakannya APBD Pekanbaru itu masih tetap sepi. Padahal terminal itu sangat mewah dilengkapi sarana fasilitas umum dan pendukungnya, tetapi tak termanfaatkan. (rul)