PEKANBARU – Meski baru dikukuhkan pada April 2026 lalu, Persatuan Lumpo Sapayuang (PLS) Provinsi Riau periode 2025-2030 langsung merealisasikan program sosial bagi masyarakat perantauan asal Nagari Lumpo di Riau melalui kegiatan sunatan massal gratis.
Kegiatan yang digelar perdana tersebut berlangsung di Kelurahan Rumbai Barat, Kecamatan Rumbai Bukit, Kota Pekanbaru, Minggu (21/6/2026). Sebanyak 10 anak mengikuti program sunatan massal yang diperuntukkan bagi keluarga perantau asal Nagari Lumpo yang berdomisili di Provinsi Riau.
Ketua PLS Riau, H. Erdil Kamri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian organisasi terhadap sesama perantau, sekaligus memanfaatkan masa libur sekolah untuk kegiatan yang bermanfaat.
"Karena ini perdana, jumlah peserta kita batasi hanya 10 orang anak dari sanak saudara yang berasal dari Nagari Lumpo yang ada di Riau. Ini kegiatan positif yang sengaja kita rancang dalam masa liburan sekolah saat ini. Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus kita adakan pada masa mendatang," ujar Erdil.
Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga Lumpo yang merantau di Riau sekaligus meringankan beban masyarakat.
Salah seorang orang tua peserta, Selvi, mengaku terbantu dengan adanya program sunatan massal gratis yang digagas pengurus PLS Riau.
"Kami sangat berterima kasih kepada segenap pengurus Lumpo Sapayuang yang sudah mengadakan sunatan massal gratis ini. Kegiatan ini sangat membantu kami. Semoga ke depan Lumpo Sapayuang semakin banyak membuat kegiatan sosial yang bermanfaat bagi sanak saudara di rantau," katanya.
Sementara itu, salah seorang peserta, Abra (10), mengaku sempat merasa takut sebelum menjalani proses sunat.
"Awalnya saya takut, Om. Tapi lama-lama tidak terasa sakit lagi," ujar siswa kelas III sekolah dasar tersebut.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dewan Penasehat Persatuan Lumpo Sapayuang Riau, H. Yulisman, beserta jajaran pengurus harian dan anggota organisasi.
PLS Riau berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi organisasi bagi masyarakat perantau asal Nagari Lumpo yang berada di Provinsi Riau. ***


