PEKANBARU – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan milik Pemerintah Provinsi Riau, PT Riau Pangan Bertuah, menjalin kerja sama dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Provinsi Riau dalam upaya menjaga ketersediaan bahan pokok dan pengendalian inflasi pangan.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut dilaksanakan di GOR Tribuana Pekanbaru, bersempena dengan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minang se-Provinsi Riau.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang, Andre Rosiade, serta Pemerintah Provinsi Riau yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi.
Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Provinsi Riau untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Bapak Plt Gubernur Riau untuk sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak dalam pengamanan sembako dan pengendalian inflasi pangan," kata Ade kepada GoRiau.com, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, kerja sama tersebut juga bertujuan mempermudah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berada di bawah binaan IKM Provinsi Riau dalam memperoleh komoditas pangan strategis dengan harga yang lebih terjangkau.
Melalui kerja sama itu, PT Riau Pangan Bertuah akan menjadi pemasok kebutuhan pokok bagi pelaku UMKM yang tergabung dalam IKM.
"Kita suplay kebutuhan sembako teman-teman pelaku UMKM yang berasal dari IKM," ujarnya.
Adapun komoditas yang akan disuplai meliputi sejumlah kebutuhan pokok yang menjadi komponen utama usaha kuliner dan perdagangan masyarakat, seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng.
Ade berharap kolaborasi tersebut dapat membantu pelaku UMKM memperoleh akses bahan baku yang lebih mudah sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di Provinsi Riau. ***


