BENGKALIS, GORIAU.COM - Untuk membangkitkan semangat budaya gotong royong (goro) dikalangan masyarakat, Pemerintah Kelurahan Sungai Pakning mengadakan lomba kebersihan lingkungan. Lomba tersebut diikuti 16 Rukun Tetangga (RT) dan 5 Rukun Warga (RW).

"Dalam lomba ini kita mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Juga meningkatkan hubungan yang harmonis dan kerjasama antar masyarakat," ujar Ketua Panitia, Risky Apriandi yang juga menjabat sebagai Sekertaris Lurah kepada GoRiau.com, Senin (7/9/2015) sore.

Kriteria yang dilombakan, sambung Risky, yaitu keberadaan papan plang Ketua RT, sketsa wilayah RT, kebersihan lingkungan, pengaturan pembuangan sampah, peran serta goro dan kebersihan drainase.

"Pada tanggal 2 September 2015 kemarin kita telah melakukan rapat sosialisasi tentang lomba kebersihan lingkungan. Kita berharap semua masyarakat ikut berperan serta dan aktif mensukseskan kegiatan ini," ujarnya.

Ditempat yang sama, Lurah Sungai Pakning, Acil Esyno mengatakan juga, bahwa kegiatan ini menindaklanjuti perintah Penjabat Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie dalam sempena program Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).

"Kami (Kelurahan Sungai Pakning, red) akan melaksanakan lomba kebersihan ini selama 3 bulan. Saya berharap lingkungan masyarakat lebih bersih dan meningkatkan budaya gotong royong yang mulai pudar. Aspek gotong royong punya nilai tinggi, yaitu 25 poin dalam lomba ini, serta kita akan menyediakan hadiah yang menarik," ucap Acil.

Sementara itu, Camat Bukitbatu, Fadlul Wajdi sangat mendukung lomba kebersihan lingkungan ini. "Lomba ini bisa dijadikan semangat dan motivasi bagi desa liannya. Karena Desa Sepahat merupakan juara 1 dalam lomba kebersihan tingkat Kabupaten Bengkalis," tutup Camat.(ric)