RENGAT,GORIAU.COM - Dengan kian pekatnya kabut asap di wilayah Kabupaten Indragiri hulu (Inhu), Riau, Rabu (21/10/2015), masyarakat harapkan perhatian khusus pemerintah daerah dalam mengatasi dampak yang ditimbulkan, terutama bagi kesehatan.

"Saat ini asap kian parah, diminta pemerintah daerah cepat tanggap dalam mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh bencana ini. Jangan hanya sebatas rapat dan rapat untuk pencitraan saja," ujar Anasrullah Wakil Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Rengat Barat kepada GoRiau.Com, Rabu (21/10/2015) di Pematang Reba.

Disebutkan Anas, dirinya menilai selama ini pemerintah daerah bagaikan acuh tak acuh terhadap kondisi saat ini dan tidak ada gerakan nyata yang dilakukan pemerintah Inhu dalam mengantisipasi dampak yang ditimbulkan kabut asap.

"Apa yang telah mereka (pemerintah-red) lakukan dalam mengatasi dampak dari kabut asap ini, selain hanya membagi-bagikan masker gratis, jumlahnya pun terbatas dan itupun masker yang untuk sekali pakai atau masker murahan yang tidak sesuai standar kesehatan," hujatnya.

Dengan demikian, pihaknya berharap kepada pemerintah daerah dalam hal ini Pj Bupati Inhu H Kasiaruddin untuk dapat menginstruksikan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan KPBD Inhu untuk turun langsung memberikan bantuan obat pada masyarakat maupun bantuan masker yang sesuai standar kesehatan.

Tidak itu saja sambungnya, hendaknya pemerintah Inhu tidak hanya mengandalkan posko kesehatan yang dipusatkan disetiap puskesmas yang ada, melainkan harus mendirikan posko-posko kesehatan korban asap didaerah yang jauh dari jangkauan puskesmas atau rumah sakit, pungkasnya tegas.

Sehubungan dengan itu, hingga berita ini diturunkan GoRiau.Com, Penjabat Bupati Inhu H Kasiaruddin terkesan enggan dikonfirmasi. Setiap kali dihubungi pia ponselnya tidak menjawab. Begitu juga dengan Dinas Kesehatan Inhu H Suhardi juga tidak menjawab saat dikonfirmasi via selulernya.(jef)