PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Meski pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Pelalawan, Riau 2013 belum dimulai, namun nilainya diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar Rp1,55 Triliun dari tahun sebelumnya Rp1,4 triliun. Peningkatan terjadi akibat naiknya Dana Alokasi Umum (DAU) dan PAD.

Anggota DPRD Pelalawan, Nazaruddin Arnazh menjawab GoRiau.com, Minggu (9/12/2012) mengatakan, pembahasan RAPBD Pelalawan tahun ini diprediksi mengalami keterlambatan, karena hingga saat ini Pemkab belum menyerahkan KUA - PPAS.

''Rencananya, besok, Senin (10/12/2012), RAPBD akan mulai dibahas. Dari penjelasan lisan, ada peningkatan sekitar Rp150 miliar yang berasal dari DAU dan PAD,'' jelas Nazaruddin Arnazh.

Meski begitu, DPRD Pelalawan menyayangkan keterlambatan penyerahan KUA-PPAS, karena akan berdampak pada pembahasan dan waktu pengesahan.

''Tahun-tahun sebelumnya tidak pernah terlambat, bahkan dua tahun berturut-turut, Pelalawan mendapat dana insentif daerah karena berhasil mengesahkan APBD lebih cepat, sebelum tahun baru. Tahun ini sepertinya tidak akan dapat karena pembahasan hingga minggu pertama Desember belum dimulai,'' tambahnya.

Ditanya soal progress APBD 2012, Nazaruddin Arnazh mengatakan, hingga saat ini realisasi APBD 2012 belum diterima DPRD Pelalawan. ''Sebaiknya ditanya langsung ke eksekutif, mereka belum menyerahkan ke kita,'' tambahnya. (nti)