
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Sebagai langkah antisipasi kemungkinan terjadinya kasus kejahatan selama perayaan Imlek 2565 di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Kepolisian Resort akan membentuk team unit kerja lengkap (UKL) dan unit reaksi cepat (URC). Team ini dibentuk khusus untuk menanggulangi kejahatan yang mungkin terjadi selama perayaan Imlek.
"Saya sudah arahkan ada bidang Preemtif dan Preventif, Intelijen dan Binmas untuk pantau situasi keamanan di lapangan bersama tim posko statis (posko Pam di pelabuhan), posko Pam di beberapa sentra Vihara atau klenteng, pos Mobile Sabhara, Lantas dan Tim Represif (penindakan) Reserse," kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi kepada GoRiau.com, beberapa waktu lalu.
Ditambahkan mantan ajudan Kapolri Sutanto ini lagi, jika diperlukan, akan disiagakan tim Gegana Brimob Polda Riau , bantuan tim SAR Basarnas Riau, termasuk Dit Pol Air Polda Riau besama-sama instansi terkait.
Selain itu tambah Pandra lagi, juga akan dibantu dari TNI dan Pemkab Meranti seperti Dinas Kebakaran, Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan, KSOP, Pelindo dan lain-lain yang semua terintegrasi dalam Rencana Pengamanan Hari Raya Imlek Th 2014 (2565).
"Namun Patroli Sepeda dan Pos Polisi Mobile tetap disiagakan sesuai kondisi di Lapangan," ucap Pandra.
Sementara itu, ditempat terpisah, Kasatreskrim Polres Kepulauan Meranti, Akp Antoni L Gaol SH MH, mengatakan besar kemungkinan tingkat kejahatan akan timbul jika ada keramaian. Untuk itu Ia menghimbau kepada warga keturunan Tionghoa, dalam menyambut Gong Xi Fa Cai yang ke 2565 hendaklah tetap waspada akan timbulnya kerawanan kejahatan.
"Mereka harus waspada kejahatan, contoh jangan memakai perhiasan berlebihan, sehingga memancing para pelaku kejahatan. Kemudian jika meninggalkan rumah atau bepergian agar diperhatikan rumah itu apakah sudah terkunci dengn baik, karena bisa saja masyarakat lalai terjdi kebakaran maupun pencurian di rumah," kata Antoni pula.(zal)