PEKANBARU - Kemunculan titik panas atau hotspot yang menjadi indikator awal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terpantau dalam angka yang tinggi di daratan Pulau Sumatera. Pemantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB mendeteksi ribuan titik api menyebar di berbagai provinsi, dimana Riau turut menyumbang ratusan di antaranya.

Data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat keberadaan 170 titik panas di Provinsi Riau. Angka ini menandakan potensi kerawanan karhutla yang memerlukan pengawasan ketat dari satuan tugas di lapangan.

Kawasan bagian selatan daratan Riau saat ini mendominasi temuan titik panas tersebut, jauh meninggalkan jumlah hotspot di pesisir timur.

Rincian Titik Panas di Riau

Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah yang paling banyak diselimuti titik panas. Berikut rincian data sebaran hotspot di kabupaten dan kota se-Provinsi Riau:

  • Indragiri Hulu: 135 titik
  • Bengkalis: 42 titik
  • Dumai: 23 titik
  • Indragiri Hilir: 18 titik
  • Siak: 11 titik
  • Kampar: 10 titik
  • Pelalawan: 10 titik
  • Kepulauan Meranti: 9 titik
  • Kuantan Singingi: 4 titik
  • Rokan Hilir: 4 titik
  • Rokan Hulu: 4 titik

Ribuan Hotspot Kepung Sumatera

Bila ditarik dalam skala regional Sumatera, eskalasi jumlah titik panas terpantau merata, terutama di wilayah bagian selatan pulau.

Secara keseluruhan terdapat 2.121 hotspot yang terdeteksi. Berikut daftar provinsi penyumbang titik panas di daratan Sumatera:

  • Sumatera Selatan: 1.218 titik
  • Jambi: 212 titik
  • Bangka Belitung: 164 titik
  • Lampung: 128 titik
  • Kepulauan Riau: 66 titik
  • Sumatera Barat: 37 titik
  • Sumatera Utara: 26 titik
***