PEKANBARU, GORIAU.COM - Selang beberapa jam usai ditemukannya mayat bersimbah darah dengan leher nyaris putus di gudang bangunan, jalan Pasir Putih, kelurahan Simpang Tiga kecamatan Bukit Raya, Selasa (28/7/2015) pagi tadi, polisi akhirnya berhasil menangkap pelakunya. Dia adalah Najaludin alias Udin (50), yang ternyata rekan korban.

Najaludin dibekuk unit Reskrim Polsek Bukit Raya, Selasa siang sekitar pukul 13.30 WIB, saat melarikan diri ke rumah temannya, jalan KH Nasution, kelurahan Maharatu, Marpoyan Damai, persisnya didepan wisma Tirta Kencana. Saat dibekuk, pelaku sempat berusaha melarikan diri dengan cara memanjat tembok.

"Sewaktu melihat kedatangan petugas, pelaku sempat melarikan diri dengan memanjat tembok, kita terpaksa melumpuhkan dengan tembakan yang terarah dan terukur ke kaki kanannya," sebut Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi, di RS Bhayangkara Polda Riau, Selasa siang.

Setelah ditembak, Najaludin langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk diberikan perawatan. "Dia mengaku membunuh korban subuh, sekitar pukul 04.00 WIB, dengan cara menggorok leher bagian belakang korban. Setelahnya dia kabur. Kita juga dapatkan barang bukti parang di lokasi pembunuhan," bebernya.

Hingga berita diturunkan, pelaku pembunuhan ini masih dirawat di IGD RS Bhayangkara Polda Riau jalan Kartini. Selanjutnya, dia akan dibawa ke Mapolsek Bukit Raya guna menjalani proses penyidikan. "Dia pelaku tunggal (membunuh korban sendirian,red)," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, sesosok pria bernama Agusman Hutasoit (sehari-hari dipanggil Sihombing,red) ditemukan tewas bersimbah darah didalam bedeng bangunan di jalan Pasir Putih. Ditubuhnya ditemukan luka bacokan seperti dibagian leher belakang dan punggung. (had)