
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Anita (10) bocah kecil yang sudah 5 tahun berhenti merasakan bangku pendidikan akhirnya sudah dapat bersekolah lagi. Sudah hampir 1 minggu terakhir ini, gadis kecil yang hidup bersama ibunya yang menderita keterbelakangan mental ini bersekolah di SDN 008 Tembilahan Hulu.
Ani panggilan akrab gadis ini bisa bersekolah kembali karena bantuan dari para donatur yang bersedia menyumbangkan sebagian hartanya kepada Komunitas Pencinta Sedekah Indragiri Hilir (Inhil), dari KPSI lah Ani kembali bisa merasakan indahnya menikmati pendidikan bersama teman-teman lainnya.
''Senang rasanya, karena kemarin ani hanya 1 bulan sekolah di kelas 1, lalu berhenti karena tidak punya biaya,'' ungkap Ani kepada GoRiau.com saat ditemui ketika jam istirah sekolah.
Kepala Sekolah SDN 008 Tembilahan Hulu, M Fadli menjelaskan, karena umur Ani sudah 10 tahun maka ia ditempatkan pada kelas 3, dan jika Ani dapat mengikuti pelajaran dengan baik maka tidak menutup kemungkinan dikatakannya Ani bisa dipindahkan ke kelas 4.
Sementara itu, untuk seluruh kebutuhan Ani seperti uang jajan dan kendaraan sekolah dikatakan Fadli ditanggung oleh KPSI, sedangkan untuk seragam sekolah seperti baju muslim dan olahraga disediakan oleh pihak sekolah.
''Sekarangkan sekolah gratis, buku semua disediakan, gak ada iuran-iuran juga karena kita pakai dana BOS, hanya uang jajan saja yang diperlukan Ani,'' ujar Fadli.
Kini senyuman lebar telah menghiasi wajah bocah kecil ini, karena selain bisa bersekolah lagi, rumah Ani yang dulunya tidak layak ditempati juga sudah dibangun kembali oleh Tim KPSI.(ayu)