
PEKANBARU, GORIAU.COM - Seorang juru parkir yang sudah empat kali keluar masuk penjara, terpaksa mendekam di jeruji besi Mapolsek Limapuluh, Pekanbaru, Riau, lantaran terlibat pencurian sepeda motor, di 11 tempat di kota Bertuah. Aksi ini ia lakukan lantaran terdesak ekonomi, karena istrinya tengah hamil.
Joni Matalata (32), hanya bisa menangis meminta maaf kepada istrinya dan keluarganya, lantaran kembali berkasus dengan aparat berwajib. Ia mengaku nekat mencuri motor lantaran desakan ekonomi untuk menghidupi istri dan empat orang anaknya, karena uang hasil bekerja parkir tidak cukup.
"Pelaku ini adalah seorang residivis (4 kali masuk penjara). Motif mencuri karena desakan ekonomi. Menurut pengakuan yang bersangkutan, dia sudah 11 kali berhasil mencuri motor di wilayah Kota Pekanbaru," urai Kapolsek Limapuluh, AKP Deddy Hermawan di Mapolsek, Senin (2/11/2015) siang.
Modusnya, sambung Kapolsek, korban terlebih dahulu menargetkan motor yang hendak dicuri. Aksi ini bisa ia lakukan dengan mudah, karena dia berprofesi sebagai juru parkir. "Jadi tempat ia beraksi ini di kawasan parkiran (tempatnya bekerja), dengan menggunakan kunci T," jelasnya.
Barang bukti yang berhasil disita polisi, antara lain tiga unir sepeda motor jenis Honda Beat tanpa nomor polisi, satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vega warna silver dan satu unit sepeda motor Honda Vario. "Tersangka beraksi seorang diri. Setelah motor berhasil dibawa, ia menjualnya kepada penadah yang kini sedang kita buru," tutup dia.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Limapuluh, AKP Arry Prasetyo menambahkan, Joni ditangkap pada 29 Oktober 2015 kemarin di rumahnya, Jalan Tanjung Datuk, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh. "Kita mendapat laporan kehilangan dari korban. Setelah itu kita langsung melakukan pengejaran," beber dia.
Dia ini, kerap mangkal (jaga parkir) di Jalan Setia Budi, Kecamatan Limapuluh, tempat tersangka terakhir kali beraksi. "Saya butuh biaya, uang parkir tak cukup. Makanya saya nekat mencuri. Saya minta maaf sama istri dan keluarga. Kalau tak butuh uang saya tak akan mencuri, istri saya juga sedang hamil anak kelima," jawab Joni sambil menangis. ***