BAGANSIAPIAPI,GORIAU.COM - Kesadaran mantan pejabat Rohil untuk mengembalikan mobil dinas sudah mulai terlihat ketika DPRD melihat laporan yang disampaikan oleh Asisten IV Pemkab Rohil, Dahniar, S.Kep dan bagian perlengkapan Setdabab yang menyebutkan, sudah 30 unit mobil dinas dikembalikan.

''Mobil dinas tersebut kita titipkan di Mess Pemda dan kantor Bagian Perlengkapan,'' kata Ketua Komisi D, Hendra,ST kepada GoRiau.com, Rabu (20/5/2015) usai menerima kedatangan Asisten IV dan Kabag Perlengkapan di kantor DPRD Rohil, Bagansiapiapi.

Dari 30 unit mobil dinas yang sudah dikembalikan, kata Hendra, sisanya masih ada 100-an. Dalam tempo waktu seminggu, keseluruh mobil dinas tersebut sudah akan ditarik. Termasuk mobil dinas yang digunakan oleh Wan Amir Firdaus. Jika ada mobil dinas yang berada diluar kota, akan kita dikerahkan supir untuk menjemputnya.

''Supir sudah standby di bagian perlengkapan sebanyak 12 orang. Itu akan ditambah sesuai permintaan. Jadi tak ada alasan lagi jika terkendala proses penjemputan,'' ungkapnya.

Dikatakannya, jika ada mantan pejabat yang menolak untuk mengembalikan mobil dinas, pemerintah akan mengerahkan Satpol PP untuk menjemputnya. Hal itu didasarkan karena sebelumnya pemerintah sudah melayangkan surat peringatan yang ke III.

''Usai acara pawai MTQ besok kita sudah mulai bergerilya untuk menjemput seluruh mobil dinas," cetusnya.

Politisi Gerindra ini mengungkapkan, sejauh ini mantan pejabat yang menguasai mobil dinas sudah cukup kooperatif untuk mengembalikannya dengan kesadaran sendiri sehingga diharapkan kedepan tidak ada kendala yang berarti. (amr)