PEKANBARU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berencana akan memanggil dan memeriksa dua tersangka dugaan Korupsi pada Dispenda/Bapenda Riau pada Selasa atau Rabu minggu depan. Kepastian itu diungkapkan Asisten Tindak Pidana Khusus Sugeng Riyanta.

Sugeng yang dikonfirmasi GoRiau.com, Sabtu (26/8/2017) siang mengatakan, pihaknya sampai saat ini sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka (sebelumnya baru satu, red) atas Korupsi yang disinyalir merugikan negara hingga Rp1,2-1,3 miliar Rupiah tersebut.

"Sudah, sudah dua orang. Rencananya kita akan panggil kalau nggak Selasa mungkin Rabu depan," jawab mantan Kajari Mukomuko ini. Kuat dugaan, kasus tersebut juga turut melibatkan oknum pejabat berwenang. Sinyal ini juga pernah dibeberkan Sugeng sebelumnya.

"Ini dilakukan pejabat berwenang, kalau tidak punya wewenang nggak mungkin bisa motong (Anggaran, red). Itu terjadi disemua bidang, kalau nggak salah ada lima," sebut dia. Namun dirinya belum merilis identitas dua tersangka itu. "Siapa orangnya nanti kita umumkan," katanya.

Tercatat, sudah ada sekitar 50 orang lebih saksi yang dimintai keterangannya oleh Pidana Khusus Kejati Riau. Ada bermacam modus dalam kasus ini, misalnya pemotongan uang uang dilakukan, hingga SPPD fiktif, yang terjadi pada 2015 hingga 2016 lalu. Bahkan juga diduga ada SPJ fiktif.

Pihaknya memastikan sudah mengantongi bukti kuat terkait ini. Memang prosesnya cukup menyita waktu lantaran banyaknya saksi yang diproses. Para tersangka ini akan terancam dijerat beberapa pasal, termasuk Korupsi serta penggelapan, bahkan dikontruksikan dengan Pasal 12 Huruf E tentang pemerasan (Dalam Jabatan, red). ***