BATAM, GORIAU.COM - Seorang anggota TNI AD menjadi korban kebrutalan anggota geng motor di Batam. Minggu (22/3/2015) lalu salah satu anggota Korem 033 Wira Pratama berinisial Pg ditikam oleh sejumlah anggota geng motor di belakang bank BCA, Jodoh sekitar pukul 02.30 dinihari WIB.
Informasi yang dihimpun Batam Pos sebagaimana dikutip GoRiau.com, satu dari para pelaku adalah ketua geng motor Ganesa (ganas, nekat dan sadis) berinisial Dw,25.
Dw disebut-sebut sebagai pelaku utama dalam peristiwa itu. Pg awalnya dikeroyok oleh Dw dan tiga rekannya yang ditengarai dalam kondisi mabuk.
Anggota TNI ini ditikam sebanyak tujuh kali dan dilarikan ke rumah sakit. Tapi hingga tadi malam (25/3), kondisi Pg telah membaik.
''Anggota saya sudah sehat,'' ujar Komandan Resor Militer (Korem) 033 WP Brigjen TNI Eko Margiyono kepada Batam Pos tadi malam.
Masih kata Eko, pihaknya telah mengamankan satu dari para begal yang mengeroyok anak buahnya itu.
''Satu orang sudah diamankan dan sudah kami serahkan ke Polresta,'' ujar mantan anggota Pasukan Pengamanan Presiden ini.
Dw sendiri bukan orang baru di dunia kejahatan. Data yang dihimpun, pria ini masih jadi buronan Polsek Lubukbaja. Pasalnya pada Selasa 2 Desember 2014 lalu ia dan teman-temannya mengeroyok dan menikam salah satu warga Bukit Timur, Tanjunguma bernama Indera, 34. Sekitar pukul 01.00 dinihari kala itu, Indera ditusuk di perut kiri saat pesta pernikahan salah satu kerabatnya di Tanjunguma. Indera langsung dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan. ***



