MADINA, GORIAU.COM - Terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap pekat asal Riau yang masih menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, mengakibatkan terjadinya dua kecelakaan tunggal di Jalur Lintas Sumatera Medan-Padang. Sebuah minibus menabrak trotoar jalan hingga ringsek berat, sementara truk bermuatan sembako masuk ke selokan.
Sopir truk, Ramadi, mengaku tidak menyadari bahwa truk yang dikemudikannya lari dari jalur karena jarak pandang yang terbatas. Beruntung, dia tidak mengalami luka serius dalam kecelakaan itu. “Saya tidak bisa melihat jalanan dengan jelas. Kabut asapnya pekat sekali,” aku Ramadi di lokasi, Jumat (14/3/2014).
Selain truk, sebuah minibus juga mengalami kecelakaan tunggal. Minibus menabrak trotoar jalan karena menghindari sepeda motor yang ada di depannya.
Sopir tak melihat ada sepeda motor di depannya lantaran jarak pandang yang terbatas. Sopir yang belum diketahui identitasnya itu mengalami luka serius dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit terdekat
Sementara itu Kanit Lakalantas Polers Madina, Ipda Mubaddirin, mengimbau warga agar berhati-hati saat berkendara. Dia menyarankan agar warga tidak berkendara dengan kecepatan tinggi selama kabut asap masih melanda.
Kabut asap yang melanda Kabupaten Madina imbas dari kebakaran hutan di sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Udara di provinsi itu, saat ini masuk dalam kategori berbahaya, sampai-sampai aktivitas pendidikan mulai dari tingkatan sekolah dini hingga menengah atas diliburkan. Tidak hanya Sumatera Utara, kabut asap kiriman Riau juga menjangkau sejumlah wilayah di Sumatera Barat. ***


