PEKANBARU - Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Kombes Toni Hermawan meminta seluruh jajarannya, termasuk TNI agar siaga dan 'pasang mata', terkait kemungkinan adanya pelaku kriminalitas yang menyusup dalam massa aksi, Jumat (4/11/2016) siang nanti.

Mengingat nanti aksi damai ditaksir ribuan orang, sehingga berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi, salah satunya mencuri. "Perhatikan sekitar, lihat gerak-gerik yang mencurigakan dan waspadai pelaku kejahatan," katanya di depan ratusan personil gabungan, di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Toni Hermawan juga mengingatkan pasukannya supaya bersikap humanis dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat memancing reaksi yang tidak diinginkan, khususnya terhadap para pengunjuk rasa.

Baca Juga: Jalan Cut Nyak Dien Ditutup, Kendaraan Taktis Milik TNI dan Polri Disiagakan

Selain polisi berseragam, aparat berpakaian sipil juga dikerahkan memantau situasi siang nanti. Sementara petugas lalu lintas difokuskan mengatur arus, sehingga pengguna jalan tidak terganggu aktivitasnya, lantaran nanti ribuan massa rencananya bakal longmarch dari Masjid Agung menuju Polda Riau.

Baca Juga: Begini Suasana Polda Riau Jelang Aksi Ribuan Massa 4 November

Ada beberapa titik yang jadi fokus pengamanan nanti, diantaranya Masjid Agung Annur, kediaman dan kantor Gubernur Riau serta Mapolda, yang lokasinya cukup berdekatan. Sedangkan intelijen, fokus melakukan pemetaan (mapping) terhadap potensi-potensi yang dapat menganggu kondusifitas aksi nanti. ***