PEKANBARU - Disela-sela kesibukannya sebagai Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Nasution mengisi waktu luangnya bersama keluarga. Tempat yang dipilih Edy Nasution pun bervariasi, mulai dari kaki lima hingga sebuah cafe.

Mengisi malam minggunya, Sabtu (16/3/2019), Edy Nasution didampingi Istrinya Suti Mulyati bersama keluarga duduk disebuah cafe yang sering menjadi tempat generasi milenial bercengkrama sambil menikmati musik lawas yang dimainkan menggunakan saksofon dan keyboard.

Edy Nasution mengungkapkan kepada GoRiau.com, hidup yang dijalani setiap harinya harus seimbang. Dalam hal ini, yang dimaksud Edy Nasution, keseimbangan dalam kehidupan yang dijalankan harus sesuai dengan waktunya.

"Contohnya hidup seimbang itu, saatnya ibadah, kita ibadah. Saatnya kerja, kita kerja. Saatnya santai ya kita santai. Hidup kita ini fleksibel, karena saya tidak pernah membuat hidup ini rumit. Kalau pun harus rapat atau ada kegiatan diluar jam kerja, ya harus kita kerjakan dengan baik," ungkap Edy Nasution.

Ads
Kedisiplinan mengatur dan membagi waktu ini sudah dilakukan Edy Nasution saat masih sekolah di Kota Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau. Lulusan Akabri 1984 ini mengatakan, dalam melakukan sesuatu jangan terbalik.

"Ini kita sering kali melakukannya terbalik. Dimana tidak menggunakan waktu yang sesuai dan pas. Contohnya, seperti duduk santai di kedai kopi saat jam kerja. Saya tidak melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) duduk di kedai kopi, tapi waktunya harus tepat," ungkap mantan Komandan Korem 031/Wirabima.

Dalam menjalani kehidupannya, Edy Nasution selalu ingat pesan ayahnya Natar Nasution. Dimana beliau (ayahnya) pernah mengatakan saat Edy Nasution masih berumur 5 tahun dan sampai kini diingatnya, yaitu jangan pernah mengambil sesuatu yang bukan hak kita.

"Misalnya saat waktunya kerja, malah kita pergunakan untuk santai dan bermalas-malasan. Sementara kita dituntut untuk bekerja. Siang hari kita gunakan untuk tidur, sementara kita harus kerja. Dan malam hari kita gunakan untuk istirahat, malah kita gunakan waktu untuk hal-hal yang tak berguna. Gunakan waktu untuk hal positif yang mampu menghasilkan kreatifitas. Jangan dibalik-balik," jelas Edy Nasution.

Adik kandung Edy Nasution, Magdalena Natar Nasution mengatakan juga, kalau dirinya sangat bangga melihat abangnya (Edy Nasution) sejak dulu hingga sekarang ini. Banyak kedisplinan waktu yang diambilnya sebagai pembelajaran dari Edy Nasution.

"Memang abang saya (Edy Nasution) disiplin menggunakan waktu. Meskipun demikian, beliau tetap menyempatkan diri kumpul bersama keluarga dan kerabat. Terkadang tempatnya di kaki lima dan cafe. Itu pun abang Edy tidak pilih-pilih tempat dan waktu sesuai peruntukannya," ulas Magdalena Natar kepada GoRiau.com. ***