TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Indragiri Hilir (Inhil), Wakil Bupati, Rosman Malomo menghadiri rapat paripurna 3 masa persidangan 1 tahun sidang 2015, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kamis (30/4/2015) malam.

Satu persatu perwakilan dari masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil), membacakan setiap aspirasi yang sudah terserap dari setiap desa yang mereka kunjungi.

Dimana, rusaknya perkebunan kelapa menjadi masalah penting yang berhasil didapat setiap anggota DPRD Inhil saat melaksanakan reses.

Meskipun Wabup Inhil mendengarkan seluruh keluhan rakyat yang telah dibacakan oleh masing-masing wakil rakyat itu, namun sebagai wakil Pemkab Inhil, ternyata Rosman Malomo enggan berkomentar.

''Tak perlu, kan sudah melihat sendiri tadi, jadi sikapi saja sendiri,'' ujar Wabup Inhil itu kepada awak media saat mencoba meminta konfirmasinya terkait keluhan masyarakat, terutama tentang rusaknya perkebunan kelapa petani.

Dengan Spirit baru membawa perubahan, pasangan Bupati dan Wabup Inhil yang dikenal dengan nama Warohmah itu memang ingin membumikan kelapa rakyat di Negeri Seribu Parit ini.

Bahkan tidak tanggung-tanggung, Bupati Inhil ingin dipanggil sebagai Bapak Kelapa, tidak hanya itu, bangunan yang dibangun di era Warohmah ini juga kesemuanya diberi nama dengan sebutan kelapa.

Namun mirisnya, yang terjadi saat ini adalah ribuan hektar kebun kelapa milik petani rusak akibat terkena intusi air laut, namun demikian, sudah 2 tahun terakhir ini pula, Pemkab belum juga berhasil membangun tanggul mekanik.(ayu)