
PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi menyambut kepulangan sekaligus menutup rangkaian ekspedisi Indonesia Offroad Expedition Riau-Jambi (IOX Raja). Dalam seremonial tersebut, ia menekankan bahwa solidaritas sosial dan kelestarian alam merupakan tanggung jawab kolektif yang berhasil diwujudkan oleh komunitas otomotif ini.
Apresiasi mendalam disampaikan kepada para peserta yang telah menuntaskan perjalanan berat lintas provinsi dengan menjunjung tinggi disiplin dan kebersamaan. Hal tersebut diutarakan saat memberikan sambutan di hadapan para offroader.
“Atas nama Pemko Pekanbaru, saya mengucapkan selamat datang sekaligus selamat kepada seluruh peserta IOX Raja yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan hingga titik akhir dengan penuh semangat, kebersamaan, dan disiplin,” jelas Agung Nugroho, Sabtu (7/2/2026).
Menurutnya, IOX Raja telah bertransformasi dari sekadar hobi petualangan menjadi sebuah gerakan kemanusiaan yang nyata. Sepanjang rute perjalanan, komunitas ini melakukan berbagai aksi sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedalaman.
Beberapa pencapaian penting selama ekspedisi ini meliputi pembukaan akses jalan evakuasi di Kabupaten Kerinci serta penyediaan instalasi air bersih sepanjang satu kilometer. Selain itu, mereka juga menyalurkan bantuan berupa 1.000 Alquran dan kain sarung bagi penyintas bencana di Solok. Di sektor lingkungan, sebanyak 600 bibit pohon telah ditanam di kawasan penyangga Hutan Rimbang Baling, Riau, guna merehabilitasi lahan seluas dua hektare.
“Ini menjadi bukti bahwa IOX hadir bukan hanya membawa semangat persaudaraan. Tetapi, IOX juga manfaat nyata bagi masyarakat dan kelestarian alam,” ungkapnya.
Agung menilai pesan persaudaraan tanpa batas yang dibawa IOX Raja sangat relevan dengan upaya penguatan karakter sosial di tengah masyarakat. Ia pun menaruh harapan besar agar event internasional ini bisa menjadikan Pekanbaru sebagai titik awal keberangkatan pada pelaksanaan tahun berikutnya.
"Kami sangat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan di masa mendatang. Kami ingin acara IOX ini dimulai dari Pekanbaru pada tahun depan. Kami jamu di Rumah Singgah Tuan Kadi," tutupnya. ***