PEKANBARU – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau mulai menunjukkan tren penurunan. Seiring dengan membaiknya kualitas udara, jumlah titik panas (hotspot) di Bumi Lancang Kuning juga terpantau berangsur susut.
Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Rabu jelang tengah malam pukul 23.00 WIB, tercatat sisa 69 titik panas yang tersebar di wilayah Riau. Angka ini merupakan bagian kecil dari total 1.741 titik panas yang mengepung kawasan Pulau Sumatera.
Sebaran Titik Panas Riau
Forecaster On Duty BMKG, Yasir P memaparkan bahwa puluhan titik panas di Riau tersebut saat ini terpusat di lima kabupaten. Wilayah pesisir timur masih menjadi area dengan temuan terbanyak.
Berikut rincian sebaran titik panas di wilayah Provinsi Riau berdasarkan data terkini:
- Indragiri Hilir: 22 titik
- Pelalawan: 21 titik
- Indragiri Hulu: 16 titik
- Siak: 8 titik
- Kuantan Singingi: 2 titik
Kondisi Karhutla Sumatera
Jika ditarik ke skala yang lebih luas, Sumatera Selatan saat ini berada dalam kondisi yang patut diwaspadai karena menjadi penyumbang titik panas terbanyak di Pulau Sumatera.
BMKG mendeteksi Sumatera Selatan memiliki 1.090 titik panas. Wilayah lain yang turut menyumbang angka cukup tinggi adalah Bangka Belitung dengan 264 titik dan Lampung sebanyak 155 titik. Sementara itu, Provinsi Aceh mencatatkan 91 titik dan Jambi 51 titik panas.
Dengan peluang hujan yang masih terbuka di sejumlah wilayah Riau dalam beberapa hari ke depan, kondisi alam diharapkan dapat terus menekan eskalasi perkembangan karhutla di daerah-daerah rawan tersebut. ***


