PEKANBARU – Warga Kota Pekanbaru akhirnya bisa menghirup udara yang lebih segar. Kualitas udara yang sempat memburuk dalam beberapa hari terakhir kini berangsur membaik setelah guyuran gerimis tipis membasahi wilayah tersebut.

Berdasarkan data pemantauan Kamis (27/8/2026) pagi pukul 06.00 WIB, konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Pekanbaru tercatat berada di angka 42,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka ini menunjukkan kualitas udara telah turun ke kategori sedang, jauh lebih baik dari sebelumnya yang sempat menyentuh level tidak sehat hingga berbahaya.

Peringatan Dini Hujan dan Angin Kencang

Meski udara membaik, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Forecaster On Duty BMKG, Yasir P mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

"Cuaca tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Pelalawan dan Kota Pekanbaru pada sore hingga malam serta dini hari," jelasnya.

Secara umum, Yasir merinci kondisi cuaca Riau diprakirakan kabur hingga berawan pada pagi dan malam hari. Memasuki siang hingga sore, cuaca berpotensi cerah berawan. Peluang hujan ringan hingga sedang pada pagi hari juga diprediksi terjadi di sebagian Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi.

Prakiraan Suhu dan Gelombang Laut

Terkait kondisi suhu udara di Riau, BMKG memprakirakan angkanya berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 50 hingga 98 persen.

"Sementara itu, kondisi angin di Riau diprakirakan bergerak dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam," papar Yasir.

Untuk aktivitas maritim, kondisi wilayah perairan Riau terpantau cukup aman. Tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada rentang 0,5 hingga 1,25 meter, yang masih masuk dalam kategori rendah. ***