PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menjadwalkan penerapan Pembatasan Sosial Skala Mikro (PSBM) di Kecamatan Tampan, pada Senin (14/9/2020) depan. Saat ini, Pemko tengah menyempurnakan regulasi untuk penerapan kebijakan tersebut.

"Ini kita sedang persiapan. Insya Allah Senin depan kita terapkan," ujar Walikota Pekanbaru Firdaus, Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, PSBM yang akan berlaku di Kecamatan Tampan ini akan memiliki aturan yang seperti PSBB yang diberlakukan di Kota Pekanbaru sebelumnya. Yakni Peraturan Walikota (Perwako) 130 Tahun 2020, namun ada beberapa perbedaan.

"Gambarannya sama seperti PSBB lalu, tetapi PSBM ini skalanya kecamatan. Kemudian, dalam penerapan sanksi, kita hanya berlakukan sanksi administratif, seperti denda atau sanksi sosial," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru Azwan mengatakan, regulasi yang akan mengatur PSBM tinggal finalisasi. Ia mengungkapkan ada beberapa hal yang diatur dalam regulasi nantinya, seperti terkait pendidikan, rumah ibadah, pelaku usaha, dan sarana perekonomian. 

"Intinya lebih ke pengawasan yang ketat. Dimana jam operasional tempat usaha kita batasi, hingga penutupan jalan," terangnya.

Ia juga memaparkan bahwa Pemko Pekanbaru berencana untuk memberikan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak PSBM tersebut. Bantuan diberikan kepada masyarakat berdasarkan data yang valid dan sangat selektif agar tepat sasaran. ***