PEKANBARU - Meski sudah memiliki jaringan yang cukup luas di masa pra Pilkada Bengkalis lalu, namun Tokoh Masyarakat Bengkalis, Masuri mengaku tidak akan berpihak kepada siapapun calon yang maju di Pilkada Bengkalis 2020 ini.

Sebagai informasi, Masuri yang kerap disapa Mas Bagong ini menunda pencalonannya di Pilkada Bengkalis setelah semua partai memilih Paslon masing-masing.

KPU Bengkalis sendiri saat ini sudah menetapkan empat Paslon yakni Kaderismanto-Iyeth Bustami, Abi Bahrun-Herman, Kasmarni-Bagus dan Indra Gunawan Eet-Samsu Dalimunthe.

"Saya sudah putuskan untuk Independen. Saya tidak berpihak dan tidak kemana-mana, kalau saya berpihak pasti ada tim yang kecewa, jadi saya netral saja," kata Masuri kepada GoRiau.com, Jumat (20/11/2020).

Sejauh ini, lanjut Masuri, semua timnya sudah menentukan pilihan dari 4 Paslon yang ada, makanya jika dia berpihak pasti ada tim nya yang kecewa. Mengecewakan orang adalah larangan dari orang tuanya, sehingga dia memilih tidak berpihak.

Tak hanya itu, semua Paslon yang ada saat ini, sambungnya, sudah bersilaturahmi dengan dia dan ini menjadi hal yang dijaga oleh Masuri. Makanya, dia tidak ingin berpihak kepada siapapun.

Lebih jauh, Masuri berharap, siapapun yang terpilih nantinya harus bisa menjadikan masa lalu sebagai pelajaran kedepannya, masa lalu yang dimaksudnya adalah banyaknya pejabat Bengkalis yang berakhir di penjara mulai dari atas sampai bawah.

Masuri juga mengingatkan para calon untuk tidak memberikan janji-janji yang rasanya mustahil, sebab masyarakat Bengkalis sudah jenuh dengan janji-janji dari aktor-aktor politik sebelumnya.

"Jangan cuma janji doang, janji tolon yang masuk akal. Rakyat kita sudah pintar, mereka akan mengevaluasi janji itu bisa terealisasi atau tidak, harus bisa menjadi pelayan dan abdi yang baik untuk rakyat, harus amanah. Kemudian, janjinya jangan sampai merusak local wisdom yang ada," tutupnya.***