PEKANBARU - Suasana panas dan gerah diprediksi masih menyelimuti sebagian besar wilayah Provinsi Riau. Terbatasnya curah hujan membuat suhu udara terasa cukup menyengat, terutama bagi masyarakat yang banyak menghabiskan waktu di luar ruangan Minggu (6/9/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan kondisi cuaca di Bumi Lancang Kuning cenderung stabil. Atmosfer didominasi oleh udara kabur dan awan yang merata sejak pagi hari.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Bella R. Adelia menjelaskan bahwa situasi ini berpotensi membuat cuaca terasa lebih gerah dari biasanya, terutama saat matahari terik di siang hari.
"Pagi hingga sore hari diprakirakan udara kabur hingga berawan. Kondisi serupa juga berlanjut secara konstan pada malam hingga dini hari," urainya.
Potensi Hujan Terbatas di Pesisir
Meski sebagian besar wilayah Riau minim peluang hujan, BMKG tetap memantau pergerakan awan yang bisa memicu curah hujan skala kecil. Peluang curah hujan ini hanya terdeteksi di kawasan pesisir utara.
"Untuk dini hari, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian kecil wilayah Kabupaten Rokan Hilir," tambahnya.
Rincian Suhu dan Gelombang Laut
Bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan darat maupun laut, BMKG telah merilis rincian indikator cuaca dan maritim sebagai panduan keselamatan.
Berikut adalah catatan prakiraan cuaca Riau secara umum:
- Suhu Udara: Berada pada rentang 23 hingga 34 derajat Celsius.
- Kelembapan Udara: Berkisar antara 50 hingga 95 persen.
- Arah Angin: Bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam.
- Tinggi Gelombang: Perairan Provinsi Riau terpantau aman, berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter (kategori rendah).


