JAKARTA - Seorang remaja putri melantunkan ayat Alquran di hadapan Paus Fransiskus saat pemimpin tertinggi umat Katolik itu menghadiri acara penandatanganan dokumen kemanusian bersama para tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (5/9/2024).

Gadis difabel netra bernama Nur Syahwa Syakhila itu berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Gadis yang akrab disapa Kayla tersebut membacakan surat Al-Baqarah ayat 62 di hadapan Paus.

Dikutip dari Republika.co.id, Wakil Kepala Bidang Penyelenggara Peribadatan Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abd. Salam atau Ustaz Abu Hurairah mengatakan, remaja putri yang tampil di depan Paus Fransiskus itu merupakan seorang tunanetra yang hafal 30 juz ayat Alquran.

"Iya tunanetra mas," ujar Ustadz Abu saat dihubungi Republika, Kamis (5/9/2024). 

Sosok Nur Syahwa Syakhila

Nur Syahwa Syakhila atau yang akrab dipanggil Kayla merupakan seorang qariah penghafal Alquran yang mengalami keterbatasan dalam penglihatan. Usianya kini sudah menginjak 16 tahun. 

Kayla merupakan anak pertama dari pasangan Muh Sabhan dan Amriana. Ia lahir di Makassar pada 4 Januari 2008.

"Saya terlahir memiliki keterbatasan dengan penglihatan karena saya lahir di diusia kandungan 27 minggu dengan berat badan 1,4 kilogram prematur dan dimasukkan di inkubator selama kurang lebih 39 hari," ujar Kayla. 

Kendati demikian, Kayla ikhlas dengan semua pemberian Allah. Ia yakin meskipun Allah memberikannya sedikit kekurangan, tapi Allah juga memberikannya banyak kelebihan.

"Alhamdulillah kayla bisa menghafal Alquran dan insyaAllah saya sudah bebas dari dosa penglihatan," ucap Kayla. 

Ia hanya ingin membahagiakan kedua orang tuanya yang telah melahirkannya ke dunia ini dan merawatnya dengan baik.

"Saya ingin membahagikan kedua orang tua saya baik di dunia maupun di akhirat. Saya ingin memberikan mahkota dan jubah kebesaran buat kedua orang tua saya," kata Kayla. 

Ke depannya, Kayla pun bercita-cita untuk mengamalkan ilmunya dengan menjadi dosen bahasa Arab.

"Saya ingin menjadi dosen bahasa Arab dan Hafizah, Aamiin Allahumma aamiin," jelas dia. 

Kayla sampai saat ini masih terus melakukan murojaah, yakni metode mengulang hafalan yang dilakukan untuk menjaga hafalan agar tidak lupa atau salah.

"Murojaah setiap hari tak pernah berhenti sampai mati," kata Kayla.

Biodata Kayla

Nama lengkap: Nur Syahwa Syakhila

Panggilan: Kayla

Tempat tanggal lahir: Makassar, 04 Januari 2008

Agama: Islam

Suku: Bugis

Anak: ke -1 dari 3 bersaudara

Pendidikan: SLB A Pembina Tingkat Nasional Jakarta Selatan, kelas 9

Hobi: Murojaah,shalawat dan main alat musik keyboard

Hafalan Alquran: 30 juz.***