PEKANBARU - Kawasan pinggiran Sungai Siak kini dipersiapkan untuk beralih wajah menjadi pusat aktivitas ekonomi baru bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penataan ruang publik ini bertujuan menjadikan area pesisir sebagai beranda depan kota yang mendatangkan nilai ekonomis bagi warga sekitar.

Rencana revitalisasi kawasan tersebut dipaparkan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho saat meninjau langsung area di bawah Jembatan Siak I, Kamis (29/10/2026). Langkah ini diambil untuk merespons kebutuhan ruang ekonomi yang lebih tertata dan ramah bagi pelaku usaha kecil.

Menurut Agung, perubahan pola pikir masyarakat terhadap kawasan sungai harus dimulai dengan perbaikan tata ruang fisik yang nyata. Bantaran sungai tidak boleh lagi dibiarkan kusam dan hanya menjadi area belakang permukiman warga.

"Kita ingin mengubah pandangan bahwa dulu Sungai Siak itu menjadi belakang rumah orang. Hari ini, Sungai Siak harus menjadi depan rumah kita semua," tegasnya.

Tidak hanya berfokus pada tepian sungai, pembenahan wajah kota juga menyasar jantung pusat perbelanjaan. Agung beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut memantau kondisi halte dan area putaran balik (U-turn) di depan Mal Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.

Di lokasi tersebut, Pemkot Pekanbaru segera menyulap lahan yang ada menjadi taman kota. Penataan halte dan penambahan ruang hijau ini diharapkan mampu memanjakan mata masyarakat yang melintas sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi para pengguna fasilitas umum perkotaan. ***