PEKANBARU - Keberhasilan membersihkan lingkungan dari ancaman narkotika membutuhkan ikatan kolaborasi yang kuat antara aparat penegak hukum dan elemen warga. Kesadaran untuk saling menjaga terbukti efektif dalam memulihkan kawasan rawan seperti Pangeran Hidayat.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira menyadari bahwa kepolisian tidak akan meraih hasil maksimal tanpa sokongan informasi dari lingkungan setempat. Keterlibatan masyarakat memegang peranan vital untuk memutus ruang gerak para pelaku.
"Kita tidak bisa selalu bergerak sendiri, peran masyarakat dalam pemberantasan narkotika sangat penting untuk dilibatkan, melalui pengawasan lingkungan, pelaporan aktivitas mencurigakan, serta dukungan terhadap program pencegahan penyalahgunaan narkotika," terang Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Kamis (25/6/2026).
Kerja sama dua arah ini mulai menampakkan hasil positif yang dirasakan langsung oleh penghuni pemukiman. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Pekanbaru Kota, Ridwan Zen menyuarakan antusiasme warga setelah kampung mereka tersentuh operasi satgas.
"Kami mengucapakan terimakasih kepada Satgas Anti Narkoba Polda Riau dan Polresta Pekanbaru yang telah membasmi kampung rawan narkoba, semoga berdampak baik bagi masyarakat di sekitarnya," sambungnya.
Solidaritas sosial untuk menjaga lingkungan sehat juga disuarakan kalangan pemuda yang siap menjadi garda terdepan pencegahan di akar rumput. Tokoh pemuda kelurahan Sukaramai, Putra Nanda Pratama berharap sinergi ini berlanjut menjadi program pemulihan jangka panjang.
"Kami sangat berterimakasih kepada satgas yang telah membasmi narkoba khususnya di wilayah Pangeran Hidayat, semoga bermanfaat bagi warga sekitar," tambahnya. ***


