SIAK - Bantuan paket sembako yang disalurkan selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bengkalis sudah disalurkan. Untuk warga pemiliki tempat usaha yang sudah dapat sembako diminta menutup usahan ya selama PSBB berlangsung.

Camat Koto Gasib, Dicky Sofyan mengatakan bantuan tersebut diberikan sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Provinsi Riau untuk lima kota/kabupaten termasuk Siak di dalamnya.

"Penutupan toko atau tempat usaha ini dilakukan jika yang punya usaha sudah diberikan bantuan sembako. Saat ini bantuan untuk itu masih dalam tahap proses," kata Camat yang daerahnya diberlakukan PSBB pola minimal malam patroli.

Selain sembako, kata Dicky, saat Pandemi Covid-19 ini juga ada bantuan lainnya seperti bantuan langsung tunai dan sembilan bahan pokok dari pemerintah pusat dan provinsi. Sayangnya dari Pemerintah Provinsi Riau belum datang hingga kini.

Camat menjelaskab, BLT Dana Desa sudah disalurkan ke 11 kampung untuk 916 Kepala Keluarga. Kemudian BLT Kementerian Sosial juga sudah diberikan kepada 1.023 penerima manfaat.

"Bantuan Sosial Non Tunai (BNST), perluasan dari beras sejahtera sudah diambil di E-Warung. Sembako dari Pemkab Siak sudah 1.033 KK. Top up yang dari provinsi belum," katanya.

Dijelaskan Camat, sebelum diberlakukannya PSBB, pihaknya telah lebih dulu melakukan imbauan untuk pembatasan jam operasional usaha dan yang ditutup.

"Usaha pangan pokok tidak tutup, hanya operasional pagi sampai malam, usaha yang ditetapkan ditutup ada 17 item dilakukan penutupan. Kita sosialisasikan dulu dengan menempelkan stiker di toko tersebut, seperti toko sepatu, baju, jam tangan, kacamata dan lainya," ujarnya.adv