SIAK - Satu orang lagi santri asal pondok pesantren di Magetan, Jawa Timur yang berdomisili di Kabupaten Siak terkonfirmasi Covid-19 dan menjalani perawatan isolasi diri di RSUD Tengku Rafian Siak, Riau. Sebelumnya, warga Kecamatan Dayun yang juga santri dari Magetan.

Kepala Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak, Budhi Yuwono mengatakan santri berinisial RAN (18) ini masuk dalam kriteria orang tanpa gejala (OTG). Saat tiba di Siak, ia tidak sakit demam, batuk atau lainnya.

"Santri yang datang dari Magetan ini saat tiba di Siak kondisinya sehat dan tanpa gejala. Namun tetap dilakukan tes swab, dan hasil swabnya keluar positif Covid-19," kata Budhi kepada GoRiau.com, Jumat (22/5/2020).

Dijelaskan Budhi, santri ini merupakan warga Kelurahan Mempura, Siak, Riau. Setelah dinyatakan positif, maka ia harus menjalani isolasi diri di RSUD Tengku Rafian Siak.

"Sebelum hasil swab keluar, yang bersangkutan juga melakukan isolasi mandiri di rumahnya, karena baru tiba dari Magetan. Kini seluruh anggota keluarga yang satu rumah dengannya juga harus menjalani isolasi mandiri," ujar Budhi.

Kini, kata Budhi, tempat tinggal yang bersangkutan dianggap Episentrum. Selain keluarga wajib isolasi mandiri, Pasar mingguan Geronggang yang tak jauh dari tempat tinggalnya juga ditutup sementara.

"Karena kita tak tahu selama diisolasi mandiri, bagaimana interaksi antara dia dengan keluarga dan orang-orang di daerah itu. Untuk itu kita tutup dulu sementara pasar mingguan itu dan melihat bagaimana kondisi masyarakat di sana selama 14 hari kedepan," kata Budhi.adv