TEMBILAHAN- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial Inhil bergerak cepat membantu korban kebakaran di Pesantren Anwaru Ulum, Kilometer 10, Dusun Mugo Mulyo, Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang, Minggu (5/3/2017).

Kebakaran yang terjadi, Sabtu (4/3/2017) sekira pukul 17.10 WIB, itu menghanguskan 10 ruangan kelas dan 1 kantor guru, yang diperkirakan kerugian mencapai Rp1 miliar.

Atas instruksi Bupati Inhil,HM Wardan melalui WhatsApp, BPBD bersama Dinsos turun mewakili Pemkab Inhil menyerahkan bantuan berupa logistik, tikar, sembako dan rencananya akan menyusul bantuan lagi berupa buku.

Selain itu, BPBD membawa satu Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memberikan dukungan di lokasi pasca bencana dan sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Inhil, Yuspik, saat penyerahan bantuan tersebut mengatakan bahwa pemberian batuan ini merupakan wujud simpati Pemkab Inhil terhadap korban bencana di Kabupaten Indragiri Hilir.

''Walaupun tidak sama nilainya dengan yang telah terbakar tapi kami berharap bantuan ini bisa membantu korban dalam melakukan aktivitas kedepannya,'' ucap Yuspik.

Yuspik menyebutkan, bencana kebakaran memang sesuatu yang tidak bisa kita prediksi akan tetapi proses pencegahan harus diketahui agar musibah bisa teratasi.

''Minimal kita tahu apa sebab yang bisa mengakibatkan kebakaran, jadi kita bisa mencegah,'' sebutnya.

Kendati demikian, Kepala BPBD Inhil itu tetap menghimbau kepada masyarakat Inhil untuk tetap berhati-hati dan waspada agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

''Sekecil apapun yang namanya api harus kita waspadai dan harus kita cegah agar tidak melengahkan kita,'' ungkap Yuspik.

Selain turun memberikan bantuan, TRC juga melakukan pembersihan terhadap lokasi pasca kebakaran sekaligus sosialisasi tentang Karhutla di Kilometer 10 di Dusun Mugo Mulyo Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang pesantren Anwaru Ulum.adv#INHIL