PEKANBARU, GORIAU.COM - Meski Kejurda Dayung Riau tahun ini telah selesai dan sukses dilaksanakan, namun ada kekurangpuasan yang dirasakan Pengprov Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau.
Hal ini dikarenakan PODSI Kuansing tidak ikut serta untuk pertama kalinya dalam pelaksanaan Kejurda Riau dengan alasan keterlambatan informasi dan belum maksimalnya persiapan.
Ketua Harian Pengprov PODSI Riau, Sanusi Anwar kepada GoRiau.com, Selasa (22/10/2013), mengaku kecewa dengan absennya PODSI Kuansing mengirimkan timnya pada kejurda tahun ini.
Bukan karena alasan medali, namun memang salah satu cabang andalan Riau ini bermula dari situ. "Kuansing merupakan lumbungnya pedayung berprestasi Riau, jadi cukup disayangkan mereka tidak bisa tampil pada Kejurda tahun ini," terang Sanusi.
Dilanjutkannya, Kejurda juga digelar di Danau Kebun Nopi, Kuansing. Ditambah lagi pada saat yang bersamaan tengah berlangsung Kejurnas Dayung antar PPLP se-Indonesia.
Seperti diketahui, PODSI Inhu mengunci juara umum umum dengan mengantongi tiga medali emas tanpa perak dan perunggu. Sementara peringkat kedua dihuni PODSI Kampar dengan raihan dua medali emas dan satu perak. Menyusul PODSI Pekanbaru dengan satu medali emas, empat perak dan satu perunggu.
Peringkat keempat ditempati Bengkalis dengan raihan satu medali emas, tanpa perak dan empat medali perunggu. Ditutup PODSI Siak di peringkat kelima dengan satu medali perunggu.(tri)