PEKANBARU - DPD PKS Kota Pekanbaru, Ketua DPD PKS Pekanbaru Ahmiyul Rauf membantah jika partainya ingin menggantikan Hamdani sebagai Ketua DPRD Kota Pekanbaru. Ahmiyul menerangkan saat ini PKS Pekanbaru tetap menjalin komunikasi dengan beberapa fraksi yang ada di DPRD Pekanbaru dan juga pimpinan wakil rakyat itu.

"Belum ada keputusan. Kita masih terus berkomunikasi dengan semua pihak di DPRD Pekanbaru untuk mendalami permasalahan. Sementara ini Hamdani tetap Ketua DPRD Pekanbaru," katanya, Jumat (11/3/2022).

Sementara itu Hamdani ketika dihubungi GoRiau.com mengatakan dengan ditolaknya rekomendasi pemecatan dirinya sebagai Ketua DPRD Pekanbaru, seharusnya DPRD Pekanbaru menyikapinya dengan segera.

Dirinya juga tidak tahu pasti kenapa jabatannya sebagai Ketua DPRD Pekanbaru belum dikembalikan oleh para pimpinan DPRD dan juga fraksi-fraksi yang ada. "Komunikasi sudah dijalin dengan pimpinan dan fraksi, saya masih menunggu iktikat baik dari kawan-kawan DPRD. Kalau bisa diselesaikan dengan baik-baik kan," katanya, Jumat (11/3/2022).

Ketika dikonfirmasi kebenaran terkait kabar dirinya akan digantikan, Hamdani sontak terkejut. Namun secara pribadi sebagai kader PKS dirinya siap mengikuti perintah partai.

"Kalau saya diganti saya siap saja, nggak ada masalah. Kemarin saya juga nggak minta jadi ketua, santai saja no problem," bebernya.

Seperti diketahui, Hamdani, Ketua DPRD Kota Pekanbaru hingga saat ini belum terlihat kembali memimpin rapat-rapat penting di DPRD Kota Pekanbaru seperti rapat paripurna dan rapat Badan Musyawarah (Banmus).

Sebelumnya Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru merekomendasikan pemecatan Hamdani sebagai ketua DPRD Pekanbaru pada hari Senin (2/11/2021). Pemecatan Hamdani dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Ginda Burnama dan didampingi oleh Nofrizal dan Tengku Azwendi.

Menurut BK Hamdani diduga melakukan pelanggaran kode etik dan juga sumpah janji sebagai anggota DPRD Pekanbaru. Namun Gubernur Riau, Syamsuar menolak rekomendasi pemberhentian Hamdani sebagai ketua DPRD Kota Pekanbaru karena dinilai tidak sesuai dengan prosedur dan sudah mengembalikan surat ke BK DPRD Pekanbaru.

Berselang tiga bulan posisi Hamdani tidak juga dikembalikan, rapat-rapat wakil rakyat ini selalu di pimpin oleh wakilnya. Baik itu Nofrizal, Ginda Burnama maupun Tengku Azwendi Fajri.

Teranyar ada isu yang menyebutkan bahwa posisi Hamdani akan digantikan oleh kader PKS lainnya yang duduk di DPRD Pekanbaru, nama-nama yang mencuat adalah Muhammad Sabarudi, Yasser Hamidy dan Muhammad Isa Lahamid. ***