
PEKANBARU – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Ninno Wastikasari, mulai tancap gas dalam mengawal target penerimaan daerah. Hal ini ditegaskannya saat memimpin apel gabungan perdana di lingkungan Bapenda Riau sejak resmi dilantik pada Senin (26/1/2026) lalu.
Dalam arahannya, Ninno memberikan penekanan khusus terhadap pencapaian target pendapatan yang telah diamanatkan oleh Pemerintah Provinsi Riau. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan Bapenda mengumpulkan rupiah daerah akan berdampak langsung pada kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Seluruh jajaran di Bapenda, baik pejabat struktural, fungsional serta pegawai memiliki peran strategis dalam menunjang pembangunan dan pelayanan publik," urai Ninno, Senin (2/2/2026).
Mantan pejabat di lingkungan Pemprov Riau ini mengajak seluruh aparatur untuk meningkatkan ritme kerja dan kedisiplinan. Sinergi antarbidang dianggap menjadi kunci utama agar target-target besar yang sudah ditetapkan tidak hanya sekadar angka di atas kertas, tetapi tercapai secara maksimal.
Ia juga mewanti-wanti pasukannya untuk menjaga integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas. Setiap langkah yang diambil harus tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku demi menjaga kepercayaan publik.
"Mari kita sama-sama menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi dan regulasi yang berlaku, sebagaimana yang diamanahkan oleh pimpinan," tambahnya.
Guna memastikan kinerja bawahannya berjalan optimal, Ninno berencana melakukan serangkaian kunjungan lapangan ke berbagai unit pelayanan dan wilayah kerja di bawah naungan Bapenda Riau. Langkah ini diambil untuk menyerap aspirasi sekaligus melihat langsung kendala yang dihadapi di titik-titik layanan masyarakat.
"Kunjungan ini sebagai bentuk pemantauan langsung terhadap pelaksanaan tugas, sekaligus untuk melihat nyata kondisi lapangan guna peningkatan kinerja ke depan," pungkasnya. ***