PEKANBARU - Usut punya usut, ternyata pengguna listrik 450 VA di Pekanbaru, Riau, sangat sedikit, karenanya kebijakan Presiden yang menggratiskan tagihan listrik untuk penguna 540 VA selama wabah virus Corona, sama saja, tidak bisa dimanfaatkan masyarakat, terkhusus di Pekanbaru.

''Saya sudah cek dan tanya, ternyata yang menggunakan listrik 450 VA sudah sudah sangat minim, umumnya 900 VA dan 1.300 VA. Jadi kalau digratiskan untuk 450 VA sama saja tidak ada artinya,'' ujar Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono, Rabu (1/4/2020).

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo mengumumkan langkah yang diambil pemerintah untuk menangani dampak yang ditimbulkan dari wabah COVID-19. Salah satunya adalah membebaskan kewajiban pembayaran tarif listrik, alias gratis. Pemerintah menetapkan pelanggan listrik untuk golongan 450 VA akan digratiskan. Selain itu, pelanggan 900 VA juga akan diberikan diskon tarif sebesar 50% dengan masa pemberlakuan yang sama.

"Pertanyaannya sekarang siapa yang menggunakan listrik dengan daya 450 VA? Kita yang menggunakan 900VA saja di suruh naik ke 1300 VA," kata Sigit, Rabu (01/03/2020).

Sigit juga menegaskan bahwa seharus kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat adalah mensubsidi masyarakat yang menggunakan listrik dibawah 1300 VA.

"Di daerah pemilihan saya, kemarin saya cek, dan hasilnya tidak ada masyarakat yang menggunakan listrik dengan kapasitas 450 VA. Ini kan menjadi tanda tanya juga dengan kita," tegasnya.

Politisi Demokrat ini juga menyarankan, ada baiknya segala bentuk subsidi yang dilakukan pemerintah pusat didalam situasi saat ini tidak menjadi gejolak di kalangan masyarakat. ''Ada baiknya survey dulu apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat saat ini,'' pungkasnya. (don)