
JAKARTA - Sukses mempersembahkan medali emas pada SEA Games ke-33 Thailand 2025b tidak membuat atlet wushu putri Indonesia Patricia Geraldine puas diri. Usianya yang masih muda 20 tahun membuat perjalanan prestasinya cukup panjang untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Nama Patricia Geraldine tengah menjadi salah satu sorotan di dunia wushu Tanah Air. Maklum saja, Patricia sukses mempersembahkan medali emas dari nomor taolu gabungan Chang Quan/Jian Shu/Qiang Shu putri yang digelar di Ratthaprasasanphakdi Government Building Complex, Bangkok, Thailand, Sabtu (13/12/2025) lalu.
Tampil sebagai debutan level SEA Games, perempuan yang biasa dipanggil Patrice tersebut mebuat kejutan. Meski tidak diunggukan karena nomor gabungan itu baru pertama kali dimainkan pada pesta olahraga akbar negara Asia Tenggara tersebut, Patrice memperlihatkan performa konsisten dan memukau. Saat menampilkan jurus Qiang Shu, Patrice memimpin jajaran atlet yang berlaga dengan menorehkan nilai 9,750 poin.
Patrice meningkatkan penampilannya saat peragaan jurus Jian Shu pada Minggu (14/12) dengan torehan poin 9,760 poin di pucuk perolehan angka sementara. Lalu, Patrice menutup aksinya lewat catatan 9,756 poin dalam peragaan jurus Chang Quan sekaligus mengunci medali emas SEA Games 2025 berbekal total nilai 29,266.
Patrice menegaskan keunggulan atas wakil Malaysia Pang Pui Ye yang harus puas dengan medali perak usai mengemas total nilai 29,109 (9,706+9,643+9,760) dan peraih perunggu asal Singapura Le Yin Shuen (29,055).
"Saya senang dan terharu bisa menyumbangkan medali emas buat kontingen Indonesia. Apalagi, ini penampilan perdana saya di multi event internasional," kata Patrice binaan pemilik Sasana Rajawali Sakti Jakarta, Herman Wijaya.
Ke depan, Patrice masih ingin terus meraih prestasi yang lebih baik lagi. Salah satunya di ajang kejuaraan dunia atau Asian Games Nagoya 2026. "Saya akan terus berlatih lebih baik lagi agar bisa meraih prestasi di tingkat dunia," pungkas Patrice. ***