PEKANBARU - Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan Pilkada di Kepulauan Meranti dan Kuantan Singingi, KPU Kabupaten dalam waktu dekat akan segera menindaklanjutinya.

Komisioner KPU Riau, Nugroho Notosusanto mengatakan, langkah berikutnya akan dilanjutkan ke tahapan penetapan pasangan calon terpilih yang dilakukan paling lama 5 hari setelah diterima salinan putusan atau ketetapan dari MK melalui KPU RI.

"Kemudian KPU kab kota akan melanjutkan tahapan pengusulan, pengesahan, pengangkatan pasangan calon terpilih ke DPRD, dilakukan paling lama 3 hari setelah pleno penetapan pasangan calon terpilih oleh KPU," kata Nugroho kepada GoRiau.com, Kamis (18/2/2021).

Salinan ini, sambung Nugroho, diterima oleh KPU pada 17 Februari, artinya paling lama tanggal 22 Februari sudah harus ditegakkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

"Untuk Kuansing itu, penetapan akan dilakukan pada 20 Februari pukul 10 pagi, dan penyampaian usulan ke DPRD akan dijadwalkan pada 22 Februari pukul 10 pagi. Kalau di Meranti, jadwalnya masih dirapatkan," jelasnya.

Sebelumnya, MK telah menggelar sidang akhir putusan untuk permohonan perselisihan hasil Pilkada Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Kuansing.

Hasilnya, MK tidak menerima permohonan gugatan hasil Pilkada yang dimohonkan oleh H. Halim - Komperensi di Pilkada Kuansing, dan juga dari Mahmuzin - Nuriman di Pilkada Kepulauan Meranti.

Sementara itu, Ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi mengucapkan terimakasih atas kerja keras dari jajaran KPU Kuansing hingga tingkat terbawah, dan MK sendiri sudah memutuskan bahwa hasil Pilkada harus diterima.

"Dalam artian, bahwa kerja kita semua mulai dari KPPS, PPS, PPK dan KPU sudah menjalankan Tupoksi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan," katanya. ***